Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Gemuruh Dota 2 di EWC 2025: US$3 Juta dan Final Epik – Wardeka Siap Ngegas di Tanah Air!

Priska Watung • Selasa, 22 Juli 2025 | 11:35 WIB

Photo
Photo

GORONTALOPOST - Dota 2 kembali jadi sorotan besar di Esports World Cup 2025.

Turnamen ini dijadwalkan dari 8–19 Juli 2025, digelar di Boulevard Riyadh City, Arab Saudi.

Sebanyak 16 tim top dunia berlaga memperebutkan total hadiah US$3 juta, salah satu cabang paling besar di EWC.

Enam tim langsung dapat slot lewat ESL Pro Tour, termasuk juara bertahan Gaimin Gladiators, sisanya lolos dari kualifikasi regional—SEA, WEU, Amerika, dan Asia.

Turnamen dibagi menjadi tiga fase: Group Stage (best-of-2), Elimination Gauntlet (best-of-3), lalu Playoffs single elimination hingga grand final best-of-5.

Juara grup langsung lolos ke Playoff, sementara tim peringkat 2–4 harus melewati jalur eliminasi tambahan.

Juara akan membawa pulang hadiah US$1 juta, runner-up US$500 ribu, dan sisanya dibagikan ke peringkat 3 hingga 16.

Turnamen ini juga bagian dari Club Championship EWC, yang total hadiahnya mencapai US$27 juta untuk organisasi esports terbaik.

Beberapa tim favorit: Team Spirit, Team Falcons, PARIVISION, Tundra Esports, Aurora, NAVI, Heroic, dan lainnya.

Final dijadwalkan pada 19 Juli dan diprediksi menjadi pertarungan penuh drama dan strategi tinggi.

Dota 2 sendiri merupakan game strategi MOBA 5 lawan 5, di mana setiap pemain mengendalikan satu hero dengan peran dan kemampuan berbeda.

Setiap pertandingan melibatkan kerja sama tim, penguasaan map, kontrol objektif seperti Roshan, dan eksekusi skill tingkat tinggi.

Game ini jadi panggung unjuk strategi dari seluruh dunia—mulai dari drafting hero hingga perang besar di late game.

Sementara Dota 2 bersinar di Riyadh, di Indonesia juga mulai muncul semangat serupa lewat game lokal bernama Wardeka.

Wardeka adalah game third-person shooter buatan BigDade Interactive dari Sulawesi Utara, mengusung latar dan karakter lokal seperti Devano Warehouse.

Wardeka sudah meramaikan beberapa turnamen lokal seperti Warbiasa League dan event pelajar se-Sulut.

Update terbarunya, versi v0.29.6, membawa mode Patriot Survival dan sistem matchmaking yang lebih kompetitif.

Baca Juga: Wajib Tahu! Sistem Skill Acak di Wardeka Ini Bikin Setiap Match Seru & Tak Terduga!

Meski skala dan komunitasnya belum sebesar Dota 2, Wardeka memperlihatkan semangat dan potensi untuk tumbuh dari akar rumput.

Wardeka bisa belajar banyak dari sistem liga dan kompetisi kelas dunia seperti EWC dalam hal format, produksi, dan ekosistem.

Jangan heran kalau suatu hari Wardeka menjadi game lokal pertama yang tembus kancah global atau bahkan Esports World Cup mendatang.

Dukung terus esports Indonesia, dari panggung besar internasional sampai karya anak bangsa seperti Wardeka.

(rm)

Editor : Priska Watung
#EsportsIndonesia #GameLokal #Wardeka #EsportsWorldCup2025 #Dota2