GORONTALOPOST - Jepang bukan cuma terkenal karena bunga sakura dan teknologi canggihnya. Tapi di sisi lain, ada sisi gelap dari lautan mereka yang membuat banyak orang merinding.
Namanya Laut Setan atau Ma-no Umi dalam bahasa Jepang. Lokasinya berada di Samudra Pasifik, dekat perairan selatan Jepang, antara Jepang dan Kepulauan Bonin.
Banyak orang menyebut Laut Setan sebagai “Segitiga Bermuda-nya Asia”. Pasalnya, di area ini banyak kapal dan pesawat yang hilang secara misterius tanpa bekas.
Legenda Jepang kuno percaya bahwa wilayah ini dijaga oleh makhluk mitos berupa naga laut raksasa. Naga ini dipercaya akan muncul ketika seseorang berani melanggar wilayahnya.
Menurut nelayan lokal, mereka sering melihat kabut aneh muncul secara tiba-tiba di tengah laut. Kabut ini disebut-sebut membawa sial atau membuat kapal kehilangan arah.
Dilansir dari ExplorersWeb, istilah Ma-no Umi sudah ada sejak zaman Edo. Para pelaut Jepang sudah lama menghindari area ini karena dianggap penuh gangguan dari “dunia lain”.
Salah satu kasus paling terkenal adalah hilangnya kapal penelitian Jepang, Kaio Maru No. 5. Kapal itu menghilang bersama 31 awaknya saat sedang memeriksa aktivitas vulkanik bawah laut.
Baca Juga: Kapal KM Barcelona 5A Terbakar di Perairan Talise, Penumpang Panik Nekat Melompat ke Laut
Menurut laporan ScienceTimes, pemerintah Jepang sempat menyatakan wilayah ini sebagai zona bahaya untuk pelayaran. Hal ini karena terlalu banyak insiden hilangnya kapal.
Beberapa ilmuwan menyebut fenomena ini terjadi karena aktivitas vulkanik laut dan pelepasan gas metana dari dasar laut. Gas ini bisa menyebabkan kapal tenggelam seolah “ditelan laut”.
Namun tidak semua ilmuwan setuju. Beberapa menyebutkan bahwa ada semacam “anomali magnetik” yang memengaruhi kompas dan alat navigasi kapal.
Dilansir dari Surfs Up Magazine, kondisi laut di area ini juga dikenal sangat tidak stabil, dengan ombak besar yang bisa muncul tiba-tiba meski cuaca terlihat tenang.
Legenda juga menyebutkan bahwa di dasar Laut Setan terdapat gerbang ke dunia roh. Gerbang ini dipercaya terbuka saat bulan purnama atau saat badai besar terjadi.
Masyarakat Jepang yang masih memegang kepercayaan Shinto kadang melakukan ritual di kuil-kuil pesisir untuk “meminta izin” sebelum melaut dekat wilayah tersebut.
Kisah-kisah ini membuat Laut Setan jadi salah satu lokasi paling misterius di dunia, bahkan menjadi subjek film dokumenter dan teori konspirasi di internet.
Sampai sekarang, belum ada penjelasan pasti soal semua kejadian aneh yang terjadi di sana. Apakah karena alam? Atau memang ada sesuatu yang lebih dalam?
Terlepas dari itu, banyak wisatawan yang kini penasaran dan mencoba datang ke daerah terdekat hanya untuk melihat lokasi misterius ini dari kejauhan.
Beberapa bahkan mengaku mengalami kejadian aneh seperti melihat bayangan besar di bawah permukaan laut atau mendengar suara-suara aneh dari tengah lautan.
Penelitian lebih lanjut masih terus dilakukan oleh ahli oseanografi dan tim geologi Jepang. Tapi misteri Laut Setan belum juga benar-benar terpecahkan.
Cerita tentang naga laut dan gerbang dunia lain mungkin terdengar seperti dongeng, tapi keanehan yang terjadi nyata adanya dan terdokumentasi.
Laut Setan adalah pengingat bahwa lautan masih menyimpan rahasia yang belum sepenuhnya bisa dijelaskan oleh sains.
Dan mungkin, ada bagian dari dunia ini yang memang bukan untuk dimengerti, hanya cukup dihormati.
Jadi, kalau kamu berani, mampirlah ke selatan Jepang. Tapi ingat, jangan terlalu dekat. Siapa tahu naga lautnya sedang bangun dari tidur panjangnya.
(rm)
Editor : Priska Watung