GORONTALOPOST - Wardeka, game TPS lokal karya anak bangsa dari Sulawesi Utara, mulai menunjukkan ambisi besar untuk menembus kancah Esports World Cup (EWC) di tahun-tahun mendatang.
Pengembangnya, Tim Warbiasa Studio, resmi mengumumkan rencana pembentukan liga profesional Wardeka yang akan menjadi jalur kualifikasi menuju turnamen internasional.
Langkah ini disebut sebagai strategi jangka panjang untuk menjadikan Wardeka setara dengan raksasa esports seperti Free Fire, PUBG Mobile, hingga Valorant.
Musim ini, Wardeka memulai Pro-Am Series pertama yang mempertemukan pemain profesional dan amatir dari seluruh Indonesia.
Baca Juga: Free Fire Gemparkan EWC 2025: Indonesia Kuasai Podium, Wardeka Siap Bangkit Lokal!
Formatnya dirancang mirip turnamen internasional, lengkap dengan sistem liga, playoff, dan grand final yang akan disiarkan secara online dan offline.
Peta baru bernama “Batu Waruga” menjadi highlight, menampilkan area bersejarah Minahasa dengan medan berbukit yang menantang.
Tak hanya itu, Wardeka juga meluncurkan fitur Spectator Mode agar penonton bisa merasakan pengalaman layaknya menonton pertandingan profesional.
Menurut CEO Warbiasa Studio, target utamanya adalah menciptakan ekosistem esports lokal yang mandiri dan kompetitif, tanpa bergantung pada publisher asing.
Respon komunitas sangat positif, terlihat dari meningkatnya jumlah tim yang mendaftar di Pro-Am Series hingga dua kali lipat dibanding musim lalu.
Beberapa analis esports bahkan memprediksi bahwa jika konsistensi ini terjaga, Wardeka bisa menjadi salah satu cabang resmi di EWC dalam 3–5 tahun ke depan.
Meski persaingan dengan game internasional sangat ketat, semangat yang dibangun Wardeka menjadi simbol kebangkitan esports lokal Indonesia.
(ra)
Editor : Priska Watung