GORONTALO POST - Close komedo atau yang sering disebut whiteheads adalah benjolan kecil berwarna putih di bawah permukaan kulit.
Biasanya muncul di wajah, terutama di area hidung, dagu, dan dahi karena bagian ini paling banyak menghasilkan minyak.
Close komedo terbentuk ketika pori-pori tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, dan kotoran.
Berbeda dengan blackhead, jenis ini tertutup lapisan kulit sehingga tidak berwarna hitam.
Salah satu penyebab utamanya adalah produksi minyak (sebum) berlebih.
Saat hormon meningkat — misalnya di masa pubertas — kulit akan mengeluarkan lebih banyak minyak yang bisa menyumbat pori.
Selain itu, penumpukan sel kulit mati juga menjadi faktor penting.
Kalau wajah tidak dibersihkan secara rutin, sel kulit mati bisa menumpuk dan menyumbat folikel rambut.
Produk skincare atau makeup yang comedogenic juga bisa menyebabkan masalah ini.
Bahan yang terlalu berat, seperti minyak mineral atau wax, mudah menutup pori-pori.
Perubahan hormon androgen turut berpengaruh terhadap produksi minyak di wajah.
Kenaikan hormon ini bisa membuat kulit makin berminyak dan memicu terbentuknya komedo tertutup.
Baca Juga: Kebiasaan Ini Menggunakan Anting Berbahaya? Yuk Simak!
Kebiasaan makan makanan manis, berminyak, dan tinggi lemak juga bisa memperparah kondisi kulit.
Gula berlebih dalam tubuh memicu hormon tertentu yang meningkatkan produksi minyak.
Kebersihan wajah yang kurang terjaga membuat kotoran menumpuk di permukaan kulit.
Jika kamu sering lupa mencuci muka sebelum tidur, risiko munculnya close komedo jadi lebih tinggi.
Terlalu sering mencuci wajah atau memakai sabun yang keras juga tidak baik.
Kulit bisa kehilangan kelembapan alami, lalu memproduksi minyak lebih banyak untuk menggantinya.
Lingkungan lembap dan panas bisa mempercepat munculnya keringat.
Keringat bercampur dengan debu dan minyak akan membuat pori-pori tersumbat.
Kebiasaan tidak membersihkan makeup dengan benar juga menjadi penyebab umum.
Sisa foundation, bedak, atau concealer bisa menempel di pori-pori dan menimbulkan whiteheads.
Faktor stress dan kurang tidur ikut mempengaruhi kesehatan kulit.
Ketika stres, tubuh memproduksi hormon kortisol yang dapat meningkatkan kadar minyak di wajah.
Faktor genetik juga tidak bisa diabaikan.
Beberapa orang memang memiliki jenis kulit yang lebih mudah menghasilkan minyak dan cenderung berkomedo.
Produk perawatan rambut seperti minyak rambut atau hairspray juga bisa jadi penyebab.
Jika terkena wajah, bahan kimia di dalamnya dapat menyumbat pori dan menimbulkan jerawat kecil.
Polusi udara dan debu dari lingkungan sekitar dapat memperburuk kondisi kulit.
Partikel halus bisa menempel di wajah dan menutupi pori-pori tanpa disadari.
Penggunaan sunscreen atau pelembap yang terlalu berat juga bisa menyebabkan close komedo.
Pastikan produk yang kamu gunakan bertuliskan “non-comedogenic” agar aman untuk kulit berjerawat.
Kekurangan vitamin A, B, dan zinc dapat membuat kulit sulit beregenerasi.
Kulit yang tidak sehat akan lebih mudah tersumbat dan berjerawat.
Untuk mencegahnya, gunakan pembersih wajah lembut dua kali sehari dan pilih skincare yang sesuai jenis kulitmu.
Gunakan juga exfoliator ringan 1–2 kali seminggu untuk mengangkat sel kulit mati.
Jaga pola makan sehat, perbanyak air putih, dan cukup tidur agar kulit tetap segar.
Kebiasaan sederhana ini bisa membantu mencegah munculnya close komedo di wajahmu.
(ed)
Editor : Priska Watung