Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

iPhone Air Kurang Laku! Apple Kurangi Produksi Secara Global, Fokus ke iPhone 17 Series

Priska Watung • Jumat, 24 Oktober 2025 | 13:15 WIB
Iphone 17 Air
Iphone 17 Air

GORONTALOPOST - Apple tampaknya harus menghadapi kenyataan pahit: iPhone Air yang digadang-gadang sebagai inovasi tipis dan ringan justru tidak mendapat sambutan hangat dari pasar global.
Menurut laporan The Elec, perusahaan asal Cupertino ini akan mengurangi produksi iPhone Air menjadi hanya satu juta unit — jauh di bawah target awal mereka.

Pasar China Antusias, tapi Dunia Barat Dingin

Awalnya, pasar Tiongkok menunjukkan respons luar biasa, dengan iPhone Air laku keras dalam waktu singkat. Namun, tren positif itu tidak menular ke pasar Barat.
Di Amerika Utara dan Eropa, minat terhadap perangkat tipis tersebut justru jauh di bawah ekspektasi.

Penyebab: Harga Tak Seimbang dengan Spesifikasi

Menurut analis pasar yang dikutip dari Gizmochina, penyebab utama rendahnya minat konsumen adalah kombinasi harga dan spesifikasi yang kurang menarik.
Banyak pengguna memilih untuk membeli:

Sementara iPhone Air, meski tampil menawan dengan bodi super tipis, dianggap terlalu banyak kompromi di sisi performa dan daya tahan baterai.

Tren "Ponsel Tipis" yang Sulit Bertahan

Fenomena ini bukan hanya menimpa Apple. Desain ponsel ultra-tipis memang kerap membawa konsekuensi teknis:

Kelemahan-kelemahan ini terlihat jelas pada iPhone Air, membuat banyak pengguna merasa desain rampingnya tidak sepadan dengan pengorbanan performa.

Fokus Baru: iPhone 17 dan Seri Pro

Menariknya, langkah pemangkasan ini berlawanan dengan strategi Apple di lini lain. Saat iPhone Air dikurangi produksinya, Apple justru meningkatkan produksi iPhone 17, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max.
Langkah ini menegaskan bahwa perusahaan kini lebih fokus pada perangkat yang menawarkan nilai fungsional tinggi daripada sekadar desain tipis.

Nasib Serupa di Samsung

Tak hanya Apple, Samsung pun mengalami kisah yang sama dengan Galaxy S25 Edge. Laporan The Elec pada Juli 2025 menyebut, penjualan ponsel setebal 5,8 mm itu juga anjlok drastis dalam tiga bulan pertama peluncuran.

Hal ini menjadi sinyal bahwa pasar belum siap untuk smartphone ultra-tipis. Inovasi memang penting, tapi daya tahan dan performa tetap jadi prioritas utama konsumen.

Desain elegan dan bodi tipis memang menggoda, tetapi bagi sebagian besar pengguna, daya tahan, kamera, dan kinerja masih menjadi pertimbangan utama.
Dengan menurunkan produksi iPhone Air, Apple tampaknya menyadari bahwa inovasi visual tanpa keseimbangan performa bukanlah strategi yang berkelanjutan.

(HL)

Editor : Priska Watung
#ios #Tech News #Apple #Iphone Air #iphone