GORONTALO POST - Rambut rontok sebenarnya adalah hal alami yang terjadi setiap hari.
Namun, jika jumlahnya berlebihan, bisa jadi ada kebiasaan tertentu yang membuat rambutmu semakin mudah patah.
Salah satu penyebab paling umum adalah keramas terlalu sering.
Mencuci rambut setiap hari bisa menghilangkan minyak alami yang melindungi kulit kepala.
Akibatnya, rambut jadi kering, rapuh, dan mudah rontok.
Selain itu, mengikat rambut terlalu kencang juga bisa memperparah kerontokan.
Tarikan kuat pada akar rambut menyebabkan tekanan berlebih dan merusak folikel.
Kebiasaan ini bahkan bisa memicu kondisi yang disebut traction alopecia, yaitu rambut rontok karena tekanan mekanis.
Tak hanya itu, terlalu sering menggunakan alat panas seperti catokan dan hair dryer juga jadi penyebab utama.
Suhu tinggi bisa merusak batang rambut dan mengurangi kelembapan alami kulit kepala.
Kebiasaan menyisir rambut saat masih basah pun tidak disarankan.
Rambut basah cenderung lebih lemah dan mudah patah saat disisir dengan keras.
Selain faktor fisik, stres juga punya peran besar terhadap kerontokan rambut.
Saat stres, tubuh melepaskan hormon kortisol yang bisa mengganggu siklus pertumbuhan rambut.
Kekurangan nutrisi seperti zat besi, vitamin D, dan protein juga mempercepat kerontokan.
Untuk mencegahnya, pastikan kamu makan makanan bergizi seimbang seperti telur, ikan, dan sayuran hijau.
Selain itu, gunakan sisir bergigi jarang dan hindari mengikat rambut terlalu lama.
Rambut juga butuh istirahat, sama seperti tubuhmu.
Kesimpulannya, rambut rontok bukan hanya karena faktor genetik, tapi juga akibat kebiasaan kecil yang sering diabaikan.
Jadi, mulai sekarang rawat rambutmu dengan lembut, dan jangan biarkan kebiasaan sepele membuatnya terus berjatuhan.
(ed)
Editor : Priska Watung