Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Mitos atau Fakta? Kebiasaan Mengorek Kuping Ternyata Berbahaya!

Priska Watung • Sabtu, 8 November 2025 | 21:10 WIB

GORONTALO POST - Mengorek kuping mungkin terasa menyenangkan, apalagi kalau terasa gatal di dalam telinga.

Tapi, tahukah kamu kalau kebiasaan ini sebenarnya bisa berbahaya? Banyak orang masih belum sadar bahwa membersihkan kuping terlalu sering justru bisa merusak telinga.

Telinga manusia sebenarnya punya kemampuan membersihkan dirinya sendiri. Cairan kuning yang disebut earwax atau kotoran telinga justru punya fungsi penting.

Kotoran telinga melindungi bagian dalam dari debu, kuman, dan serangga kecil yang bisa masuk.

Saat kita mengorek kuping dengan cotton bud atau benda tajam, kotoran ini malah bisa terdorong lebih dalam.

Akibatnya, kotoran bisa menumpuk dan menyumbat saluran telinga, membuat pendengaran terganggu.

Bukan cuma itu, kebiasaan mengorek kuping terlalu dalam bisa melukai dinding telinga dan menyebabkan infeksi.

Baca Juga: Kebiasaan Ini Bikin Tangan Pegal! Wow

Telinga bagian dalam sangat sensitif. Sedikit tekanan saja bisa membuat iritasi atau bahkan menembus gendang telinga.

Kalau gendang telinga rusak, bisa muncul rasa nyeri, berdengung, bahkan penurunan pendengaran sementara.

Beberapa orang juga merasa gatal terus-menerus karena kulit di saluran telinganya kering akibat sering dikorek.

Kondisi ini bisa menyebabkan telinga jadi perih, merah, atau muncul cairan yang menandakan infeksi.

Sebaliknya, jika telinga tidak dikorek, kotoran biasanya akan keluar sendiri lewat gerakan rahang saat mengunyah atau berbicara.

Itu sebabnya dokter THT menyarankan agar kita tidak mengorek kuping terlalu sering, apalagi menggunakan benda tajam seperti peniti atau jepit rambut.

Kalau kuping terasa gatal, gunakan tetes telinga khusus atau konsultasikan ke dokter agar dibersihkan dengan alat steril.

Membersihkan bagian luar telinga saja sudah cukup untuk menjaga kebersihan tanpa merusak bagian dalamnya.

Selain itu, hindari penggunaan ear candle karena belum terbukti aman dan bisa menyebabkan luka bakar pada kulit telinga.

Banyak orang mengira telinga harus bersih mengilap, padahal sedikit kotoran justru menandakan telinga sehat.

Yang penting, jaga kebersihan luar telinga, hindari memasukkan benda asing, dan jangan mengorek terlalu dalam.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa mengorek kuping memang terasa menyenangkan, tapi kalau dilakukan terlalu sering dan dalam, hasilnya bisa berbahaya!

(ed) 

Editor : Priska Watung
#gaya hidup #kebiasaan #kuping #telinga #kesehatan