Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Kopi Bukan Solusi Atasi Kelelahan, Ini Penjelasan Praktisi Kesehatan

Nur Fadilah • Kamis, 7 Mei 2026 | 12:41 WIB
Ilustrasi - Kopi Americano yang diseduh menggunakan mesin kopi. ANTARA/Pamela Sakina/am.
Ilustrasi - Kopi Americano yang diseduh menggunakan mesin kopi. ANTARA/Pamela Sakina/am.

 

GORONTALOPOST -Praktisi kesehatan masyarakat lulusan Universitas Indonesia, Ngabila Salama, mengingatkan bahwa minuman berkafein seperti kopi bukan solusi utama untuk mengatasi tubuh yang kelelahan.

Menurut Ngabila, banyak orang mengandalkan kopi untuk tetap terjaga saat tubuh mulai kehilangan energi. Padahal, efek kafein hanya membantu menunda rasa lelah, bukan benar-benar menghilangkannya.

“Kafein bukan menghilangkan kelelahan, melainkan menunda rasa lelah,” ujar Ngabila.

Ia menjelaskan, kopi memang mampu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi sementara karena merangsang sistem saraf pusat. Namun konsumsi berlebihan, terutama pada sore atau malam hari, justru dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.

Efek samping yang bisa muncul antara lain jantung berdebar, rasa cemas, gangguan lambung, hingga kualitas tidur yang menurun. Kondisi tersebut justru dapat membuat tubuh semakin sulit pulih dari kelelahan.

Ngabila menyarankan agar kopi dikonsumsi dalam jumlah secukupnya dan tetap diimbangi dengan pola hidup sehat, seperti istirahat cukup serta menjaga kebutuhan cairan tubuh.

Saat tubuh lelah, lanjut dia, tubuh sebenarnya membutuhkan energi dan nutrisi yang cukup, bukan hanya tambahan kafein. Karena itu, orang yang kehilangan nafsu makan saat kelelahan disarankan tetap mengonsumsi makanan bergizi dalam porsi kecil namun mudah disantap.

Beberapa pilihan makanan yang dianjurkan antara lain buah-buahan, telur, sup, yogurt, kacang-kacangan, serta makanan tinggi protein dan serat.

Ia juga mengingatkan agar tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi gula karena dapat membuat energi cepat turun kembali setelah naik sesaat.

“Jangan lupa cukup minum air putih karena dehidrasi juga dapat memperberat rasa lelah,” katanya.

Selain menjaga pola makan, olahraga ringan secara rutin juga dinilai penting untuk menjaga stamina dan kebugaran tubuh.

Ngabila menambahkan, tubuh yang terlalu lelah biasanya memberikan berbagai tanda yang sering dianggap sepele. Mulai dari mudah mengantuk di siang hari, sulit fokus, mudah lupa, emosi lebih sensitif, sakit kepala, pegal berkepanjangan, mata terasa berat, hingga daya tahan tubuh yang menurun.

Jika kondisi tersebut terus dibiarkan, kelelahan kronis dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan fisik maupun mental. Salah satu penyebab utama yang sering terjadi adalah kurangnya waktu tidur yang berkualitas.(antara)

Editor : Nur Fadilah
#kelelahan #Kopi