GORONTALOPOST -Harga emas yang dipasarkan melalui layanan Sahabat Pegadaian kompak mengalami penurunan pada perdagangan Rabu pagi. Tiga produk emas populer, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, tercatat turun dibandingkan posisi sehari sebelumnya, memberikan peluang bagi masyarakat yang ingin menambah investasi logam mulia.
Berdasarkan data yang dikutip pada pukul 07.54 WIB, harga emas UBS turun menjadi Rp2.831.000 per gram dari sebelumnya Rp2.844.000 per gram. Sementara itu, emas Antam turun lebih dalam ke level Rp2.885.000 per gram dari Rp2.911.000 per gram pada Selasa (2/6).
Penurunan juga terjadi pada emas Galeri24 yang kini dipasarkan seharga Rp2.769.000 per gram, lebih rendah dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp2.791.000 per gram.
Pergerakan harga ini menjadi perhatian para investor, mengingat emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global. Meski demikian, harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar dan perkembangan harga logam mulia dunia.
Di Pegadaian, emas Galeri24 tersedia dalam berbagai ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Sementara emas UBS dipasarkan dari ukuran 0,5 gram hingga 500 gram, sedangkan emas Antam yang ditampilkan pada platform Sahabat Pegadaian tersedia mulai 0,5 gram hingga 100 gram.
Untuk pecahan terkecil, emas Galeri24 ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1.452.000, emas Antam Rp1.495.000, dan UBS Rp1.530.000. Pada ukuran 10 gram, harga Galeri24 tercatat Rp27.078.000, Antam Rp28.325.000, dan UBS Rp27.613.000.
Adapun untuk investor yang mencari emas dalam jumlah besar, harga emas Galeri24 ukuran 1 kilogram berada di level Rp2,683 miliar. Sementara UBS ukuran 500 gram dipasarkan seharga Rp1,372 miliar.
Pelaku pasar juga menantikan pembaruan harga emas Antam di laman resmi Logam Mulia yang biasanya dilakukan setelah pukul 08.30 WIB. Perubahan harga tersebut kerap menjadi acuan bagi investor dalam menentukan waktu pembelian maupun penjualan emas.
Meski mengalami koreksi pada perdagangan hari ini, minat masyarakat terhadap investasi emas diperkirakan tetap tinggi karena logam mulia masih dianggap sebagai instrumen yang relatif aman untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang.(antara)
Editor : Nur Fadilah