Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Makan Malam Lebih Awal Bantu Turunkan Risiko Kolesterol Tinggi

Nur Fadilah • Kamis, 11 Juni 2026 | 12:00 WIB
Ilustrasi makan. ANTARA/Pixabay/rawpixel
Ilustrasi makan. ANTARA/Pixabay/rawpixel

 

GORONTALOPOST-Banyak orang fokus memilih makanan sehat untuk menjaga kadar kolesterol, namun ternyata waktu makan malam juga memiliki peran penting bagi kesehatan jantung.

Para ahli gizi mengungkapkan bahwa makan malam lebih awal dapat membantu tubuh mengelola lemak dengan lebih baik dan berpotensi menurunkan risiko berbagai gangguan kardiovaskular.

Menurut laporan Eating Well, para pakar kesehatan menyarankan agar makan malam diselesaikan sekitar dua hingga tiga jam sebelum tidur. Kebiasaan sederhana ini memberi kesempatan bagi tubuh untuk mencerna makanan secara optimal sebelum memasuki fase istirahat.

Ahli gizi Jackie Bridson menjelaskan bahwa tidak ada jam makan malam yang berlaku untuk semua orang. Namun, makan lebih awal memberikan waktu yang cukup bagi tubuh untuk memproses lemak secara efisien.

“Jika Anda biasanya tidur sekitar pukul 22.00, usahakan makan malam selesai pada pukul 19.00 atau 20.00,” ujarnya.

Anjuran tersebut berkaitan erat dengan cara kerja hati, organ yang bertugas memproduksi sekaligus membersihkan kolesterol dari dalam tubuh. Hati bekerja mengikuti ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Saat malam hari, metabolisme secara alami melambat sehingga kemampuan tubuh untuk membersihkan lemak dari aliran darah menjadi tidak seoptimal pada siang hari.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa makanan yang dikonsumsi pada malam hari dapat menghasilkan kadar trigliserida yang lebih tinggi dibandingkan jika makanan yang sama dimakan lebih awal. Trigliserida sendiri merupakan salah satu jenis lemak yang menjadi indikator penting dalam pemeriksaan kolesterol.

Tak hanya itu, kebiasaan makan terlalu larut secara terus-menerus juga dikaitkan dengan profil lemak darah yang kurang sehat dan peningkatan risiko gangguan kardiometabolik, seperti penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes.

Penelitian terbaru bahkan menemukan bahwa menghentikan konsumsi makanan setidaknya tiga jam sebelum tidur serta memperpanjang waktu puasa malam hingga sekitar 13 jam dapat memberikan manfaat tambahan. Di antaranya adalah membantu memperbaiki tekanan darah, menstabilkan denyut jantung, dan meningkatkan pengaturan kadar gula darah saat malam hari.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa waktu makan bukan satu-satunya faktor yang menentukan kesehatan kolesterol. Pola makan secara keseluruhan tetap menjadi kunci utama.

Ahli gizi Lisa Andrews menyarankan makan malam pada rentang pukul 17.00 hingga 19.00 serta menjaga jadwal makan yang konsisten setiap hari. Selain itu, menu makan malam sebaiknya diperkaya dengan makanan yang mengandung serat larut seperti oat, kacang-kacangan, apel, brokoli, dan kubis brussel. Jenis makanan ini dikenal mampu membantu mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.

Sumber protein yang kaya asam lemak omega-3 seperti salmon, tuna, dan trout juga sangat dianjurkan karena dapat membantu menurunkan kadar trigliserida sekaligus menjaga kesehatan jantung.

Sementara itu, lemak tak jenuh yang terdapat dalam minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat membantu menekan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat, sekaligus mendukung peningkatan kolesterol HDL yang lebih baik bagi tubuh.

Sebaliknya, konsumsi lemak jenuh dan gula tambahan perlu dibatasi. Memperbanyak sayuran, biji-bijian utuh, serta kacang-kacangan dalam menu harian dinilai sebagai langkah efektif untuk menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Pada akhirnya, menjaga kolesterol tidak hanya soal apa yang dimakan, tetapi juga kapan makanan tersebut dikonsumsi.

Kombinasi antara pola makan sehat, jadwal makan yang teratur, dan kebiasaan makan malam lebih awal dapat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk mendukung kesehatan jantung dan kualitas hidup yang lebih baik.(antara)

 

Editor : Nur Fadilah
#menjaga kolestrol #makan malam