Gorontalopost, GORONTALO – Kepanikan sempat menyelimuti warga Kota Gorontalo setelah sebuah gudang penyimpanan barang bekas dilalap api pada Jumat (31/7/2026) sore.
Kobaran api yang cepat membesar memaksa petugas pemadam kebakaran mengerahkan lima armada untuk menghindari meluasnya kebakaran ke permukiman di sekitar lokasi.
Material mudah terbakar yang tersimpan di dalam gudang membuat api dengan cepat menghanguskan seluruh isi bangunan.
Ditambah embusan angin yang cukup kencang, proses pemadaman menjadi lebih
menantang karena kobaran terus bergerak ke berbagai sisi bangunan.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kota Gorontalo, Lutfie, mengungkapkan petugas
membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk menguasai situasi.
Prioritas utama saat itu adalah melindungi rumah-rumah warga agar tidak ikut terbakar.
"Api berkembang cukup cepat akibat kondisi angin. Syukurnya, upaya pemadaman
berhasil dilakukan sehingga kebakaran tidak meluas ke kawasan permukiman," ungkapnya.
Meski tidak menelan korban jiwa, seluruh barang yang berada di dalam gudang musnah terbakar.
Nilai kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah akibat habisnya isi
gudang yang tidak sempat dievakuasi.
Sementara itu, penyebab pasti munculnya api masih menjadi fokus penyelidikan aparat kepolisian.
Baca Juga: Pemkab Bone Bolango Klaim SKPT 3.000 Meter Terbit di Atas Aset Daerah
Berdasarkan informasi awal dari pemilik gudang, bangunan tersebut tidak menggunakan instalasi listrik sehingga dugaan sumber kebakaran masih terus ditelusuri.
Polisi kini telah memasang garis polisi di lokasi dan melakukan olah TKP untuk
mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.(Mg-03).