Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Tegang di Koalisi, PKB Tolak Erick Thohir Jadi Bacawapres, PBB Siapkan Dukungan untuk Prabowo

Tina Mamangkey • Selasa, 25 Juli 2023 | 12:56 WIB
Menteri BUMNErick Thohir (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Menteri BUMNErick Thohir (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

GORONTALOPOST - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merayakan Hari Lahir (Harlah) Ke-25 di Solo pada Minggu (23/7) lalu, menunjukkan kesatuan, kebesaran, dan soliditas para kader.

Dalam kesempatan tersebut, PKB juga menegaskan sikap mendukung calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) untuk Pilpres 2024.

Ketua DPP PKB, Daniel Johan, menjelaskan bahwa keputusan mengenai calon presiden dan calon wakil presiden dari KKIR sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Daniel mengatakan bahwa para kader PKB sudah bulat dalam mengusulkan nama Muhaimin dan menolak upaya menjodohkan Prabowo dengan Menteri BUMN Erick Thohir. "Internal PKB keras menolak. Jadi, Gus Muhaimin harus menolak," ucapnya.

Daniel menegaskan bahwa PKB dan Gerindra telah menjalin kerja sama dan membentuk koalisi sejak sebelas bulan lalu. Pihaknya berharap bahwa koalisi ini akan berjalan dengan baik. "Kami berharap indah pada akhirnya," tambahnya.

Sementara itu, Partai Bulan Bintang (PBB) telah memastikan dukungan mereka untuk mengusung Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024. Kepastian ini diumumkan oleh Sekjen PBB, Afriansyah Noor, setelah menerima kunjungan pengurus Gerindra di kantor DPP PBB, Jakarta, kemarin (24/7).

Afriansyah menyatakan bahwa dukungan PBB untuk Prabowo akan disahkan pada tanggal 30 Juli, bertepatan dengan hari ulang tahun PBB. Keputusan ini didasarkan pada hasil komunikasi intens antara Prabowo dan Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra, yang mempertimbangkan banyak aspek.

"Pertimbangan lainnya adalah bahwa Prabowo dinilai lebih mampu melanjutkan program Presiden Jokowi. Sebagai ketua umum partai, Prabowo memiliki kekuatan lebih menentukan.

Saya juga mengklaim bahwa hal tersebut telah mendapatkan restu dari Jokowi. Ketika kami melaporkan rencana ini, Jokowi merespons dengan tersenyum. Senyum itu memiliki makna dalam," ungkap Afriansyah.

Afriansyah menegaskan bahwa dukungan PBB untuk Prabowo diberikan tanpa syarat. PBB sepenuhnya menyerahkan keputusan mengenai calon wakil presiden kepada Prabowo.

Meskipun PBB berharap nama Yusril dapat menjadi cawapres, namun mereka siap mendukung pilihan Prabowo tanpa ragu. "Kalau Pak Yusril tidak diterima, tetap 1.000 persen kami dukung," tegas politikus yang juga wakil menteri ketenagakerjaan itu.

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyatakan bahwa dukungan dari PBB sangat berarti. Meskipun PBB tidak memiliki kursi di parlemen, namun Gerindra menganggap bahwa PBB memiliki akar keumatan yang kuat.

"Jangankan partai, kekuatan mana pun, organisasi apa pun, tokoh mana pun, dukungan bagi kami sangat penting," ujarnya. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Prabowo Subianto #PKB #PBB #Erick Thohir #Bacawapres #Pemilu 2024