Gorontalopost, JAKARTA – Program bantuan sosial (bansos) pangan dari pemerintah berpeluang mendapat tambahan paket baru.
Jika sebelumnya hanya berupa beras 10 kilogram per bulan, DPR kini mengusulkan agar
bantuan itu disertai dengan minyak goreng 2 liter.
Baca Juga: Dapat Ucapan Selamat FIFA, Erick Thohir Janji Angkat Olahraga Indonesia ke Level Dunia
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, mengungkapkan usulan tersebut lahir setelah berkonsultasi dengan pimpinan DPR.
Menurutnya, beras saja belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga miskin maupun rentan miskin.
“Kami menilai 10 kilogram beras masih belum memadai.
Karena itu, kami meminta pemerintah menambahkan 2 liter minyak goreng setiap bulan.
Agar manfaat bansos lebih terasa langsung di dapur masyarakat,” ujar Said dalam rapat kerja bersama Kementerian Keuangan di Senayan, Jakarta, kemarin.
Awalnya, DPR bahkan ingin mengusulkan minyak goreng sebanyak 5 liter per bulan.
Namun dengan mempertimbangkan harga yang bisa lebih mahal dari beras, jumlah itu akhirnya direvisi menjadi 2 liter.
“Kalau 5 liter tentu lebih besar manfaatnya, tapi harganya bisa melebihi nilai beras yang
dibagikan. Jadi sementara kami dorong 2 liter saja,” tambahnya.
Baca Juga: Eks Kapolda Sulut Yudhiawan Dilantik Jadi Irjen ESDM, Siap Berantas Mafia BBM dan Tambang Ilegal
Dengan asumsi harga minyak goreng Rp14.000–Rp16.000 per liter, DPR menilai penambahan ini masih realistis.
Dan akan sangat membantu daya beli masyarakat di tengah tekanan harga kebutuhan pokok.(JP)
Editor : Azis Manansang