Gorontalopost.Id, MARISA - Tim Kementrian sosial RI mengecek langsung transaksi PKH dan PKM di Kabupaten Pohuwato.
"Tujuan kami ke daerah termasuk Provinsi Gorontalo khususnya Pohuwato. Untuk mengecek langsung transaksi PKH dan PKM.
Baca Juga: Kloter 26 Tiba Makasar 24 Juli Pemulangan Jemaah Haji Gorontalo Dibahas Lintas Sektor
Dan setelah dilakukan kroscek untuk PKM sendiri dari 120 yang belum melaksanakan transaksi.
Perkemarin 20 Juli tersisa 60 dan saat ini transaksinya masih terus berjalan," ungkap Staf Kementerian Sosial RI, M. Imam Saputra, Jumat (21/07/23).
Baca Juga: 11 Hari di Gelarnya Operasi Patuh Otanaha 2023 Tindak Kenderaan di Dominasi Odol
Lanjut menurutnya dalam rangka penyaluran bansos PKH tahap II tahun 2023.
Pihaknya diperintahkan untuk melaksanakan penilitian PKM tidak transaksi tahap II tahun 2023 di Provinsi Gorontalo, Kabupaten Pohuwato selama 4 hari dari 19 s/d 22 Juli 2023.
Selain itu kata Imam Saputra, pihaknya berusaha mengoptimalkan bantuan sosial kepada masyarakat miskin agar kiranya dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.
“Seandainya pun kalau memang tidak dapat dimanfaatkan mungkin dengan kondisi-kondisi tertentu. Salah satu contoh ada yang meninggal tanpa ahli waris dalam aturan kami.
Hal demikian tidak dapat diterimakan bantuanya dan kami akan mengupdate lagi dengan usulan-usulan baru yang kiranya berhak menerima bantuan PKH,”terangnya.
Baca Juga: Operasi Patuh Otanaha 2023 Berlakukan Tilang di Tempat
Adapun Tim Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI antaranya Staf Kementerian Sosial RI, (Pekerja Sosial Ahli Pertama), M. Imam Saputra.
Dan Staf Kementerian Sosial RI (APD Bansos), Dyah Ayu Rokmatul Nisa.
Baca Juga: Pornas Korpri ke-XVI Dua Medali Dipersembahkan Cabor Gateball Gorontalo
Kedatangan Tim diterima Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, didampingi Kadis Sosial, Ramon Abdjul, Staf Ahli Bupati, Bahari Gobel.
Serta Sekretaris Dinsos, Nanang Laisa, dan anggota pendamping PKH se-Kabupaten Pohuwato. (Rahman/Kmfo).
Editor : Azis Manansang