Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Traktor Petani Dibongkar di Sawah, Mesin Raib, Kerugian Capai Rp 70 Juta di Pohuwato

Azis Manansang • Rabu, 11 Juni 2025 | 05:37 WIB

 

tim Satuan Reskrim Polres Pohuwato tengah melakukan penyelidikan intensif untuk melacak jejak pelaku dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(F:Hms-Pol)
tim Satuan Reskrim Polres Pohuwato tengah melakukan penyelidikan intensif untuk melacak jejak pelaku dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(F:Hms-Pol)


Gorontalopost, PATILANGGIO – Aksi pencurian mesin traktor kembali mencederai para petani di Kabupaten Pohuwato.

Sebanyak empat unit mesin pembajak sawah dilaporkan raib, Selasa (10/6/2025), di wilayah Kecamatan Patilanggio.

Baca Juga: Thariq–Nurjana Resmi Ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara 2025–2030

Yang mengejutkan, pelaku hanya mengincar mesinnya saja dan meninggalkan rangka traktor begitu saja di lahan.

Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, mengatakan kasus ini terungkap saat seorang petani bernama Haris Arsad hendak mulai membajak sawah pukul 05.30 WITA.

“Saat sampai di lokasi, ia kaget karena hanya menemukan kerangka traktor. Mesin utamanya sudah tidak ada,” ujar Busroni.

Tak lama berselang, dua petani lain Elpis Husain dan Hamkar Husain melaporkan kejadian serupa.

Setelah melakukan pengecekan, ternyata total empat mesin traktor lenyap dalam waktu hampir bersamaan.

Baca Juga: DPRD Gorontalo Fokus Sektor Strategis Ekspor Jagung dan Penguatan Koperasi Merah Putih

Pihak kepolisian menaruh perhatian serius atas insiden ini, mengingat pentingnya alat pertanian dalam mendukung produktivitas pangan daerah.

“Modus seperti ini biasanya muncul setelah masa panen.

Pelaku memanfaatkan kebiasaan petani yang meninggalkan alat berat di ladang tanpa pengamanan,” jelas AKBP Busroni.

Sebagai langkah antisipatif, ia mengimbau petani agar tidak lagi meninggalkan mesin di sawah.

Ia juga mendorong agar kelompok tani membangun gardu permanen untuk menyimpan peralatan secara aman dan terkunci.

“Kami ingin budaya baru: alat pertanian harus dijaga bersama. Bangun tempat penyimpanan khusus dan beri kunci agar tak mudah dicuri,” tegasnya.

Baca Juga: Aksi Pencurian Gagal di Kabila Terekam CCTV, Pelaku Kabur Saat Polisi Lewat

Saat ini, tim Satuan Reskrim Polres Pohuwato tengah melakukan penyelidikan intensif untuk melacak jejak pelaku dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Berikut rincian kerugian akibat aksi pencurian ini:

*Haris Arsad Mesin: Yanmar Merah Kerugian: Rp 16.000.000,

*Mahmud Suleman (Dinas Pertanian) Mesin: Kubota 8,5 DI.2 Merah Kerugian: Rp 18.000.000

*Elpis Husain Mesin: Kubota 8,5 DI.2 Merah (2 unit) Kerugian: Rp 36.000.000


Total kerugian ditaksir mencapai Rp 70 juta.(Hen).

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #POHUWATO #PETANI #ketahananpangan #Kapolres Pohuwato #pencurian traktor