Gorontalopost, POPAYATO – Warga pesisir Gorontalo digemparkan oleh penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengapung di laut sekitar Pulau Lampu Torosiaje, Kamis pagi (19/6/2025).
Temuan ini diduga kuat terkait insiden nelayan hilang yang sebelumnya tidak terlaporkan secara resmi.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Azis Laida, seorang nelayan asal Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, yang saat itu sedang melaut.
Di lokasi kejadian, Azis melihat sebuah perahu dalam kondisi terbalik, tak jauh dari tubuh korban yang terapung di permukaan air.
“Saya langsung hubungi teman saya, Amir Apunye, karena posisi cukup jauh dari daratan. Kami sepakat melapor ke Pos Polair Popayato,” ujar Azis.
Laporan tersebut segera direspons oleh tim dari Pos Polisi Perairan (Polair) Popayato. Sekitar pukul 13.10 WITA.
Personel tiba di lokasi dengan titik koordinat 00°20’24.3″N 121°26’05.9″E dan melakukan proses evakuasi bersama masyarakat ke pesisir Pantai Lalape.
Kapolres Pohuwato AKBP Busroni membenarkan bahwa korban ditemukan hanya mengenakan pakaian dalam, tanpa tanda pengenal apa pun.
Di dekatnya, perahu korban terlihat tenggelam dengan warna kuning bercorak hijau dan putih.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta memastikan penyebab kematian.
Untuk perahunya tidak bisa dievakuasi karena sudah tenggelam seluruhnya,” jelas AKBP Busroni.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mengumpulkan informasi dari masyarakat dan melakukan proses identifikasi lebih lanjut di Mapolsek Popayato.
Dugaan sementara, korban adalah nelayan yang mengalami kecelakaan laut saat melaut seorang diri. (Mg-08)
Editor : Azis Manansang