Gorontalopost, MARISA – Pada hari keempat Operasi PETI Pohuwato, tim gabungan tidak menemukan aktivitas tambang emas ilegal yang menggunakan alat berat jenis ekskavator.
Baca Juga: Viral di Media Sosial Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual, Ustadz AKP Atmal Fauzi: Ini Fitnah
Meski demikian, aparat mendapati sejumlah ekskavator terparkir rapi di area pertambangan Botudulanga,
yang diduga merupakan alat pendukung aktivitas PETI sebelumnya.
Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, S.IK, menegaskan bahwa operasi tidak hanya berfokus pada aktivitas berjalan,
tetapi juga seluruh unsur yang terindikasi terkait PETI.
“Meski tidak ada kegiatan ekskavasi saat tim tiba, kami tetap menyoroti keberadaan alat berat di kawasan ini.
Semua unsur yang berkaitan dengan pertambangan ilegal akan kami evaluasi secara menyeluruh,”tegasnya.
Kasat Reskrim AKP Khoirunnas, S.IK., MH menambahkan, keberadaan alat berat di lokasi tetap menjadi catatan penyelidikan.
“Alat berat yang terparkir rapi kami dokumentasikan sebagai bahan pendalaman.
Penegakan hukum tidak berhenti pada temuan aktivitas saja, tetapi juga bukti pendukung lainnya,”ujarnya.
Ia menyebut, medan menuju titik operasi cukup menantang, namun anggota telah dipersiapkan untuk menghadapi kondisi lapangan.
Baca Juga: Ayah Aniaya Balita 3 Tahun Ditahan Polda Gorontalo, Kemen PPPA dan UPTD PPA Kawal Pemulihan Korban
“Rute menuju kawasan ini tidak bisa dilalui roda empat, sehingga personel menggunakan kendaraan roda dua.
Ini tidak mengurangi substansi operasi, karena penegakan hukum harus berlaku total,” jelasnya.(Mg-08).
Editor : Azis Manansang