Gorontalopost, SURABAYA– Timnas Indonesia tampil menggila saat menjamu Taiwan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (5/9/2025) dalam laga FIFA Matchday.
Baca Juga: BPN Pohuwato Genjot Sertifikasi Tanah Gratis! 525 Bidang Siap Bersertifikat di 6 Desa Prioritas 2025
Di bawah arahan pelatih anyar Patrick Kluivert, Garuda langsung mengepak sayap dengan empat gol cepat hanya dalam 45 menit pertama!
Pertandingan baru berjalan 4 menit, Jordi Amat membuka keran gol dengan sundulan keras setelah menerima umpan manis dari Beckham Putra. Sontak, stadion pun langsung bergemuruh!
Tak puas dengan satu gol, skuad Merah Putih terus menggempur tanpa henti.
Ramadhan Sananta sukses menggandakan keunggulan di menit ke-23 usai memanfaatkan kekacauan di lini belakang Taiwan.
Meski sempat gagal di beberapa kesempatan awal, striker muda milik DPMM FC itu akhirnya menunjukkan naluri predatornya.
Marc Klok ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-33 lewat tembakan jarak jauh usai menerima umpan terukur dari Egy Maulana Vikri.
Gol ini membuat semangat para pemain Garuda semakin menggelora.
Tak lama berselang, Eliano Reijnders menutup pesta gol babak pertama dengan sontekan akurat dari umpan Yakob Sayuri di menit ke-38.
Aksi Yakob sepanjang laga benar-benar menyulitkan barisan pertahanan Taiwan yang tampak kehilangan arah.
Taiwan sebenarnya sempat mencoba bangkit, namun hanya satu tembakan tepat sasaran mereka yang mampu menguji Emil Audero.
Selebihnya, penguasaan bola 74% milik Indonesia menggambarkan dominasi total Garuda.
Di lini tengah, trio Nathan Tjoe-A-On, Klok, dan Reijnders tampil kompak membangun ritme permainan.
Pertahanan yang dikawal Jordi Amat dan Rizky Ridho juga solid, bahkan aktif membantu distribusi bola dari bawah.
“Kami bermain dengan visi dan keberanian. Tekanan sejak menit pertama adalah kunci dominasi kami,” ujar Patrick Kluivert usai babak pertama, menggambarkan semangat juang anak asuhnya.
Permainan cepat dan agresif dari pemain muda seperti Beckham, Sananta, dan Yakob menunjukkan bahwa regenerasi timnas berjalan positif.
Ditambah perpaduan pemain diaspora seperti Jordi, Reijnders, dan Klok, skuad Garuda kini tampil lebih tajam dan terorganisir.
Dengan skor 4-0 di babak pertama, publik tentu berharap Indonesia terus menekan dan mencetak gol tambahan di babak kedua.
Tak hanya demi kemenangan, tapi juga untuk mendongkrak ranking FIFA yang tengah membaik.
Suporter yang memadati Gelora Bung Tomo pun menjadi energi tambahan. Dukungan luar biasa dari tribun membuat Garuda tampil tanpa rasa takut.
Baca Juga: Adat Moloopu Camat Wonosari, Bupati Rum Pagau Minta Jadi Pengayom Semua Etnis
“Main di hadapan suporter seperti ini, rasanya seperti terbang. Kami ingin memberikan lebih,”kata Beckham Putra dengan senyum penuh semangat saat jeda pertandingan.
Keempat gol Timnas Indonesia dicetak oleh Jordi Amat menit ke-4, gol bunuh diri pemain Taiwan Ming-hsiu Chao menit ke-23, Marc Klok menit ke-33, dan Eliano Reijnders di menit ke-38.
Alih-alih mengamankan hasil pertandingan, Timnas Indonesia justru tampil lebih agresif di babak kedua.
Hasilnya Timnas Indonesia berhasil menambah dua gol melalui Ramadhan Sananta menit ke-58.
Dan Sandy Walsh menit ke-60 untuk membawa timnya unggul 6-0 atas Taiwan yang bertahan hingga akhir pertandingan.
Kemenangan atas Taiwan menjadi modal positif bagi Timnas Indonesia jelang melakoni laga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Rizky Ridho dkk akan melawan Irak dan Arab Saudi pada Oktober 2025 mendatang. (JP)
Editor : Azis Manansang