Gorontalopost, MANADO — Warga digegerkan dengan penemuan sebuah mobil Honda Brio yang masuk ke dalam jurang
di wilayah antara Desa Solimandungan dan Desa Komangaan, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara.
Mobil bernomor polisi DB 1534 LX itu ditemukan pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. Di dalam kendaraan terdapat seorang korban yang telah meninggal dunia.
Baca Juga: Baru 37 Desa Punya Peta Batas, Bone Bolango Percepat Penataan 128 Wilayah
Kasat Lantas Polres Bolmong, Iptu Julfian Manoppo, membenarkan adanya laporan
mengenai kendaraan yang ditemukan di lokasi tersebut.
Polisi langsung mengerahkan personel ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan.
“Iya sudah ada laporannya yang masuk, anggota sudah merapat ke TKP,” kata Julfian saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat (7/8/2026).
Julfian mengatakan, lokasi kendaraan berada di antara Desa Solimandungan dan Desa Komangaan, Kecamatan Bolaang. Namun, kepolisian belum dapat memastikan kapan kecelakaan sebenarnya terjadi.
“Nanti kita tunggu laporan dari anggota yang turun ke TKP saat ini,” jelasnya.
Informasi awal dari warga menyebut kendaraan ditemukan dalam kondisi berada di dasar jurang.
Korban yang berada di dalam mobil juga sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Belum diketahui secara pasti penyebab mobil tersebut keluar dari jalur hingga masuk ke jurang.
Baca Juga: Pramuka Boalemo Digembleng di KETELAGA IV, Wabup Tekankan Pancasila dan Keutuhan NKRI
Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Dari hasil penelusuran identitas, korban diketahui merupakan anggota Polres Bolmong bernama Bripda Teguh Mokoginta. Kabar tersebut kemudian diperkuat oleh keterangan pihak keluarga.
Seorang kerabat korban membenarkan bahwa Teguh merupakan adik dari Camat Bilalang.
“Iya benar. Korban itu adik dari Camat Bilalang,” ungkap kerabat tersebut.
Kepala Dinas Kominfo Bolmong, Marief Mokodompit, juga memastikan korban
merupakan warga Bilalang sekaligus anggota kepolisian.
“Betul seorang polisi dan warga Bilalang,” ujarnya.
Marief menjelaskan bahwa korban merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Pihak keluarga kini menyiapkan rumah duka di Kecamatan Bilalang.
“Korban ini adik paling bungsu dari Camat Bilalang,” katanya.
“Rumah dukanya ada di Kecamatan Bilalang,” tegas Marief.
Kabar kecelakaan yang menewaskan Bripda Teguh Mokoginta kemudian menyebar di media sosial.
Berbagai pihak menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya anggota Polres Bolmong tersebut.
Sementara itu, kepolisian masih mendalami kejadian tersebut. Pemeriksaan di TKP
diperlukan
untuk memastikan waktu kejadian, penyebab kendaraan masuk jurang, serta rangkaian kecelakaan yang menewaskan korban.(Mg-01).
Editor : Azis Manansang