JAKARTA – Target swasembada pangan di Gorontalo terancam akibat kerusakan infrastruktur yang belum mendapat penanganan optimal.
Dalam kunjungan kerja ke DPR RI, Komisi II dan III DPRD Gorontalo menyoroti pentingnya perbaikan tanggul dan sarana pertanian yang terdampak banjir.
Baca Juga: Klarifikasi Kasat Pol PP Kabupaten Gorontalo Terkait Video Viral
Menurut anggota Komisi II DPRD Gorontalo, Limonu Hippy, banyak tanggul yang rusak di kawasan pertanian, khususnya di Pohuwato.
Jika tidak segera diperbaiki, produksi pangan akan terganggu dan berisiko memicu inflasi di daerah tersebut.
Hal ini bertentangan dengan program pemerintah pusat yang menargetkan swasembada pangan dalam beberapa tahun ke depan.
DPRD Gorontalo menegaskan bahwa infrastruktur yang kuat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas produksi pangan.
Baca Juga: Segera Daftar! Pendaftaran Calon Sekda Kabupaten Gorontalo Ditutup 30 Mare
Dengan kondisi pertanian yang terdampak banjir, para petani akan mengalami kesulitan dalam mengelola lahan dan hasil panen pun berpotensi menurun drastis.
Oleh karena itu, mereka meminta pemerintah pusat melalui Komisi V DPR RI untuk segera mengalokasikan anggaran guna memperbaiki infrastruktur di sektor pertanian.
Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan ketahanan pangan tetap terjaga dan menghindari lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat. (Mg-02).
Editor : Azis Manansang