Gorontalopost, GORONTALO – Polemik sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kembali memicu diskusi hangat di kalangan masyarakat dan wakil rakyat Gorontalo.
Baca Juga: Puskesmas Paguyaman Hadirkan Layanan Kesehatan Terpadu Lewat Posyandu Keluarga
Menanggapi keresahan tersebut, DPRD Provinsi Gorontalo langsung merespons cepat dengan menggelar rapat gabungan antara Komisi I dan Komisi IV.
Dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD, Sulyanto Pateda, serta didampingi Wakil Ketua Laode Haimudin.
Rapat tersebut juga menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo, Ir. Rusli W. Nusi, MT, MM, bersama jajaran dinasnya untuk mencari solusi jangka panjang.
Suasana rapat yang berlangsung dinamis dan penuh semangat itu menjadi wadah menyampaikan berbagai aspirasi, termasuk dari Anggota Komisi I, Yeyen Sidiki.
Politisi Partai Golkar ini menilai bahwa sistem zonasi harus dibenahi agar tidak terus menjadi perdebatan tahunan.
“Setiap tahun kita dihadapkan pada keresahan yang sama. Saatnya kita berpikir strategis.
Baca Juga: Yayu Alamri Resmi Pimpin KKJI Bone Bolango, Siap Gelar Festival Budaya Jaton 2026
Salah satunya dengan menambah ruang kelas, khususnya di sekolah-sekolah unggulan yang selalu dipadati pendaftar,” tegas Yeyen, yang telah tiga periode menjabat di DPRD.
Ia menekankan bahwa solusi konkret seperti ini penting untuk memastikan akses pendidikan yang merata dan adil bagi seluruh calon peserta didik.
"Tanpa harus mengorbankan kualitas maupun keadilan sistem zonasi," pungkasnya. (Mg-02)
Editor : Azis Manansang