Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Program Bibit Sapi Gorontalo Disorot, Tanpa Regulasi Jelas, Populasi Tak Kunjung Mandir

A
Penulis: Azis Manansang❯

 


Advertisement

Anggota Deprov yang juga mantan pedagang sapi lintas pulau, Gustam Ismail.(F:Hms-Engki)
Anggota Deprov yang juga mantan pedagang sapi lintas pulau, Gustam Ismail.(F:Hms-Engki)

Gorontalopost, GORONTALO – Program pengadaan bibit sapi di Provinsi Gorontalo kembali menuai kritik tajam.

Mantan pedagang sapi lintas pulau, Gustam Ismail, menilai bahwa aktivitas pengadaan yang dilakukan setiap tahun.

Justru berjalan tanpa landasan regulasi yang memadai, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Menurut Gustam, pemerintah seharusnya memiliki aturan operasional yang mengatur secara rinci proses pengadaan, distribusi, hingga mekanisme kontrol terhadap bibit sapi.

Advertisement

Ia menilai ketiadaan aturan menjadi penyebab program sulit berkembang.

“Dari dulu pengadaan terus dilakukan, tetapi payung hukumnya tidak pernah disiapkan. Padahal aturan ini yang jadi kunci keberlanjutan,” ujarnya.

Di lapangan, kondisi yang muncul berbanding terbalik dengan tujuan pemerintah untuk menambah populasi.

Gorontalo hingga kini masih sangat bergantung pada pasokan sapi dari luar daerah.

Menandakan produksi lokal belum mampu memenuhi kebutuhan pasar secara mandiri.

Gustam, yang memiliki pengalaman mengirim sapi dari Gorontalo ke Kalimantan.

Mengungkapkan bahwa tantangan tidak hanya soal populasi, tetapi juga kualitas sapi impor.

Beberapa hewan ternak yang masuk disebutnya berada dalam kondisi stres.

Bahkan ada yang mati setelah perjalanan jauh. Hal tersebut menimbulkan kerugian besar bagi pelaku usaha.

Ia menekankan pentingnya memperkuat produksi lokal agar perputaran ekonomi terjadi di daerah sendiri.

Selain meningkatkan kesejahteraan peternak, langkah tersebut diyakini dapat memperkokoh ketahanan supply sapi daerah.

“Kalau produksi lokal berdiri kuat, kita tidak akan terus-terusan tergantung dari luar,” tegasnya.(Mg-06).

Advertisement

Artikel Terkait

Pengungkapan 75 Kg Sabu hingga Pengamanan Demonstrasi Jakarta, Laode Aries Kini Wakapolda Gorontalo

Pengungkapan 75 Kg Sabu hingga Pengamanan Demonstrasi Jakarta, Laode Aries Kini Wakapolda Gorontalo

Sebelum dipercaya mengisi jabatan Wakapolda, Laode Aries menjabat Karo Ops Polda Metro Jaya sejak pertengahan 2026

 Dana Proyek Rp 6,7 M Diduga Menyimpang, SPPBE di Boalemo Terbengkalai, Dirut Kontraktor Ditahan

Dana Proyek Rp 6,7 M Diduga Menyimpang, SPPBE di Boalemo Terbengkalai, Dirut Kontraktor Ditahan

Polisi menyebut perkara ini bermula dari kontrak pekerjaan pembangunan SPPBE antara PT Bumi Panua dan PT Sherpa Nadya Sejahtera pada 19 /09

 Tak Ingin Hak Anak Yatim Piatu Terabaikan, Kejari Bone Bolango Turun Tangan   Lewat JAKSA AYU

Tak Ingin Hak Anak Yatim Piatu Terabaikan, Kejari Bone Bolango Turun Tangan Lewat JAKSA AYU

Pendampingan Jaksa Pengacara Negara diharapkan mampu memberikan perlindungan keperdataan, memperlancar urusan administrasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer