Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gorontalo Bangun Ikon Peradaban Islam Lewat Masjid Raya Islamic Center

A
Penulis: Azis Manansang❯

 


Advertisement

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Islamic Center Gorontalo .(F:Ist)
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Islamic Center Gorontalo .(F:Ist)

Gorontalopost, GORONTALO — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menilai pembangunan Masjid Raya Islamic Center

sebagai langkah strategis untuk memperkuat identitas Gorontalo yang selama ini dikenal sebagai Serambi Madinah.

Pernyataan ini disampaikannya saat peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Islamic Center Gorontalo

yang berlokasi di Desa Talulobutu Selatan, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango.

Advertisement

Ia mengungkapkan bahwa hingga kini Gorontalo belum memiliki simbol fisik

yang benar-benar merepresentasikan julukan tersebut secara nyata di ruang publik.

Oleh karena itu, kehadiran Islamic Center diharapkan menjadi ikon peradaban Islam yang modern,

terbuka, dan mampu mencerminkan karakter religius masyarakat Gorontalo.

“Selama ini identitas Serambi Madinah lebih bersifat kultural. Dengan Islamic Center,

kita menghadirkan simbol nyata yang bisa dilihat dan dirasakan oleh semua,” ujar Gusnar.

Untuk mempercepat pembangunan, Gubernur membuka ruang partisipasi seluas-luasnya

bagi masyarakat melalui infaq dan donasi yang difasilitasi lewat kanal resmi.

Ia berharap semangat gotong royong antara pemerintah, tokoh agama, yayasan,

dan masyarakat dapat menjadikan Islamic Center bukan hanya pusat ibadah,

tetapi juga sentra pendidikan, ekonomi, dan kegiatan sosial di masa depan.(Mg-02).

Advertisement

Artikel Terkait

Pengungkapan 75 Kg Sabu hingga Pengamanan Demonstrasi Jakarta, Laode Aries Kini Wakapolda Gorontalo

Pengungkapan 75 Kg Sabu hingga Pengamanan Demonstrasi Jakarta, Laode Aries Kini Wakapolda Gorontalo

Sebelum dipercaya mengisi jabatan Wakapolda, Laode Aries menjabat Karo Ops Polda Metro Jaya sejak pertengahan 2026

 Dana Proyek Rp 6,7 M Diduga Menyimpang, SPPBE di Boalemo Terbengkalai, Dirut Kontraktor Ditahan

Dana Proyek Rp 6,7 M Diduga Menyimpang, SPPBE di Boalemo Terbengkalai, Dirut Kontraktor Ditahan

Polisi menyebut perkara ini bermula dari kontrak pekerjaan pembangunan SPPBE antara PT Bumi Panua dan PT Sherpa Nadya Sejahtera pada 19 /09

 Tak Ingin Hak Anak Yatim Piatu Terabaikan, Kejari Bone Bolango Turun Tangan   Lewat JAKSA AYU

Tak Ingin Hak Anak Yatim Piatu Terabaikan, Kejari Bone Bolango Turun Tangan Lewat JAKSA AYU

Pendampingan Jaksa Pengacara Negara diharapkan mampu memberikan perlindungan keperdataan, memperlancar urusan administrasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer