Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sidang Sinode GPIG Digelar Juli 2026 di Limboto, Gubernur Gorontalo Siap Dukung Penuh

A
Penulis: Azis Manansang❯

 


Advertisement

Audiensi antara BPH Majelis Sinode GPIG dan Gubernur Gorontalo berlangsung di rumah jabatan gubernur. (F:kmfo)
Audiensi antara BPH Majelis Sinode GPIG dan Gubernur Gorontalo berlangsung di rumah jabatan gubernur. (F:kmfo)

Gorontalopost, GORONTALO – Gereja Protestan Indonesia di Gorontalo (GPIG) bersiap menggelar agenda lima tahunan berupa Sidang Sinode untuk masa pelayanan 2026–2031.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam proses evaluasi sekaligus pergantian kepengurusan Sinode GPIG.

Sidang Sinode tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 18 Juli 2026

dan akan dipusatkan di Jemaat Maranata Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Advertisement

Persiapan pelaksanaan sidang kini mulai dimatangkan oleh Badan Pekerja Harian (BPH) Majelis Sinode GPIG.

Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.

Ia menilai Sidang Sinode bukan hanya penting bagi internal gereja,

tetapi juga memiliki nilai strategis bagi kehidupan sosial dan semangat kebersamaan di daerah.

Pemerintah Provinsi Gorontalo, lanjut Gusnar, menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan

agar pelaksanaan Sidang Sinode berjalan lancar, tertib, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Gorontalo secara luas.

Audiensi antara BPH Majelis Sinode GPIG dan Gubernur Gorontalo berlangsung di rumah jabatan gubernur.

Pertemuan itu menjadi awal sinergi antara gereja dan pemerintah daerah dalam menyukseskan agenda keagamaan tersebut.(Mg-02)

Advertisement

Artikel Terkait

Pengungkapan 75 Kg Sabu hingga Pengamanan Demonstrasi Jakarta, Laode Aries Kini Wakapolda Gorontalo

Pengungkapan 75 Kg Sabu hingga Pengamanan Demonstrasi Jakarta, Laode Aries Kini Wakapolda Gorontalo

Sebelum dipercaya mengisi jabatan Wakapolda, Laode Aries menjabat Karo Ops Polda Metro Jaya sejak pertengahan 2026

 Dana Proyek Rp 6,7 M Diduga Menyimpang, SPPBE di Boalemo Terbengkalai, Dirut Kontraktor Ditahan

Dana Proyek Rp 6,7 M Diduga Menyimpang, SPPBE di Boalemo Terbengkalai, Dirut Kontraktor Ditahan

Polisi menyebut perkara ini bermula dari kontrak pekerjaan pembangunan SPPBE antara PT Bumi Panua dan PT Sherpa Nadya Sejahtera pada 19 /09

 Tak Ingin Hak Anak Yatim Piatu Terabaikan, Kejari Bone Bolango Turun Tangan   Lewat JAKSA AYU

Tak Ingin Hak Anak Yatim Piatu Terabaikan, Kejari Bone Bolango Turun Tangan Lewat JAKSA AYU

Pendampingan Jaksa Pengacara Negara diharapkan mampu memberikan perlindungan keperdataan, memperlancar urusan administrasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer