Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gorontalo Panen Perdana Komoditi Singkong Varietas Cimanggu

A
Penulis: Azis Manansang❯

 


Advertisement

Panen singkong (ubi kayu) Varietas Cimanggu, Casesa, dan Garuda  di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa,  dihadiri Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya dan Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel. (Foto – Fadil).
Panen singkong (ubi kayu) Varietas Cimanggu, Casesa, dan Garuda di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, dihadiri Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya dan Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel. (Foto – Fadil).


Gorontalopost.id,   TIBAWA - Gorontalo panen perdana komoditi singkong (ubi kayu) Varietas Cimanggu, Casesa, dan Garuda yang terletak di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Kegiatan ini dihadiri Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya dan Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel, berlangsung belum lama ini.

Adapun Ubi kayu yang di tanam pada tahun 2022 ini merupakan hasil pengaplikasian pupuk organik produk PT. Seruniandal Citra Mandiri.

Bekerjasama dengan tim Kemandirian Pangan Rakyat Gorontalo (TKP-RG) yang diinisiasi oleh Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel.

Advertisement

Menurut Penjagub Ismail, kegiatan ini merupakan bentuk motivasi bagi para petani dan pemerintah dalam memanfaatkan lahan kering untuk budidaya singkong.

Sesuai dengan target pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian untuk penanaman tanaman umbi- umbian tahun 2022/2023 seluas 11,175 ha dan bantuan pupuk organik padat 100 sct/ha.

“Lahan singkong di Provinsi Gorontalo sampai dengan tahun 2021 mencapai 654 ha dengan produksi mencapai 6.675 ton.

Dengan adanya kegiatan panen ini maka diharapkan akan terjadi program ekstensifikasi lahan pertanian untuk penanaman singkong.

Jika lahan/tanah tersebut masih butuh dibajak, maka silahkan pinjam alat di brigade kecamatan dan itu gratis,” tutur Penjagub.

Mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo ini mengungkapkan bahwa Gorontalo ini mayoritas penduduknya petani kurang lebih 54 %, kontribusi pertanian
dalam pertumbuhan ekonomi itu masih cukup besar.

Oleh karena itu, harus terus didorong petani untuk bisa memproduksi secara maksimal bukan hanya minimal.

“Provinsi Gorontalo itu masih masuk dalam lima besar provinsi dengan angka kemiskinan tinggi, itu berarti mayoritas masyarakat kita yang petani nilai tukarnya belum terlalu tinggi.

Oleh sebab itu, jika ada pihak swasta yang mau masuk ke Gorontalo di silahkan kami terbuka akan hal tersebut,” lanjut Ismail.

Di tempat yang sama, Direktur PT. Seruniandal Citra Mandiri, Agus Muklison berharap keberlangsungan bibit komoditas singkong tidak hanya berhenti di Tolotio saja.

“Panen hari ini seluas dua hektare dapat menghasilkan 256 ribu bibit, satu hektare bisa dapat 128 ribu. Semoga untuk keberlanjutan tanaman singkong ini bisa terus dilakukan,”
terangnya.

Turut mendampingi Penjagub Ismail Pakaya dan Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel, dalam panen perdana tersebut antara lain Tim Ahli Pertanian Universitas Padjadjaran, Tualar Simarmata.

Koordinator Tim Kemandirian Pangan Rakyat Gorontalo (TKP-RG), Mohamad Ikbal Bahua, Perwakilan Dinas Pertanian Provinsi, dan pemerintah setempat serta kelompok tani Desa Tolotio.(Mg-02/Kmfo).

Advertisement

Artikel Terkait

Dana Pokir Rp1,09 Miliar Disorot, Penyidik Kejati Geladah Kantor IMI Gorontalo

Dana Pokir Rp1,09 Miliar Disorot, Penyidik Kejati Geladah Kantor IMI Gorontalo

Langkah tersebut dilakukan untuk menelusuri dugaan penyimpangan dana hibah KONI Provinsi Gorontalo tahun anggaran 2024 yang terkait Pokir

Pengungkapan 75 Kg Sabu hingga Pengamanan Demonstrasi Jakarta, Laode Aries Kini Wakapolda Gorontalo

Pengungkapan 75 Kg Sabu hingga Pengamanan Demonstrasi Jakarta, Laode Aries Kini Wakapolda Gorontalo

Sebelum dipercaya mengisi jabatan Wakapolda, Laode Aries menjabat Karo Ops Polda Metro Jaya sejak pertengahan 2026

 Dana Proyek Rp 6,7 M Diduga Menyimpang, SPPBE di Boalemo Terbengkalai, Dirut Kontraktor Ditahan

Dana Proyek Rp 6,7 M Diduga Menyimpang, SPPBE di Boalemo Terbengkalai, Dirut Kontraktor Ditahan

Polisi menyebut perkara ini bermula dari kontrak pekerjaan pembangunan SPPBE antara PT Bumi Panua dan PT Sherpa Nadya Sejahtera pada 19 /09

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer