Lahmudin Hambali Tegaskan Literasi Bukan Sekadar Membaca, Generasi Muda Harus Cerdas Menyaring Infor

Gorontalopost, TILAMUTA – Tantangan literasi di era digital tidak cukup dijawab dengan kemampuan membaca dan menulis.
Masyarakat, khususnya generasi muda, juga perlu memiliki kecakapan untuk memahami, menyaring, dan menggunakan informasi secara bijak.
Baca Juga: Jumbara PKK dan Posyandu Digelar 4 November, Maryam Sofyan Puhi Dorong Inovasi Kader Gorontalo
Pesan itu mengemuka dalam Festival Literasi 2026 Kabupaten Boalemo yang berlangsung di Pendopo Kantor Bupati, Kamis (29/10/2026).
Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, yang menghadiri kegiatan tersebut,
menyampaikan penghargaan
kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Boalemo atas upaya menyelenggarakan festival untuk memperkuat budaya literasi masyarakat.
Ia menilai, kegiatan ini menjadi ruang penting untuk menumbuhkan kembali ketertarikan masyarakat terhadap aktivitas membaca.
Melalui festival tersebut, pelajar dan anak-anak diharapkan semakin terdorong membangun kebiasaan membaca, bukan hanya saat berada di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Lahmudin menekankan bahwa literasi merupakan kecakapan hidup yang membantu
seseorang memahami persoalan,
membedakan informasi yang benar dan keliru, serta mengambil manfaat dari pengetahuan yang diperoleh.
Kemampuan tersebut semakin dibutuhkan ketika informasi digital mengalir begitu cepat dan tidak semuanya dapat dipertanggungjawabkan.



