Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

HUT RI ke-80 Gorontalo Utara Luncurkan Program G2-10

A
Penulis: Azis Manansang❯

 


Advertisement

Bupati Thariq Modanggu Terima Penyerahan Hewan Kambing dari Para Investor dalam Dukungan G 2 – 10.(F:Humas)
Bupati Thariq Modanggu Terima Penyerahan Hewan Kambing dari Para Investor dalam Dukungan G 2 – 10.(F:Humas)

Gorontalopost, KWANDANG – Perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Gorontalo Utara tahun ini terasa istimewa.

Bukan hanya karena momentum sakral kemerdekaan, tetapi juga karena Pemerintah Daerah meluncurkan program unggulan G2-10 (Gerakan 2 Kambing dan 10 Ayam), Minggu (17/8/2025).

Program yang digagas oleh pasangan Bupati Thariq Modanggu dan Wakil Bupati Nurjanah sejak awal masa jabatan ini.

Dihadirkan sebagai terobosan nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Advertisement

“Ini adalah hadiah ganda untuk rakyat. Kita merayakan 80 tahun kemerdekaan sekaligus menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Bupati Thariq dengan penuh semangat.

Konsep G2-10 sendiri sederhana namun visioner: setiap penerima mendapat dua ekor kambing (jantan dan betina) serta sepuluh ekor ayam kampung.

Pola ini dirancang bukan sebagai bantuan sementara, melainkan usaha produktif dan berkelanjutan.

“Kambing mudah dipelihara, punya nilai ibadah untuk aqiqah maupun kurban. Ayam kampung pasarnya luas, dari rumah tangga hingga restoran besar.

Bahkan, sudah ada permintaan dari Kalimantan Utara,” jelas Bupati.

Menariknya, dukungan terhadap program ini mengalir dari berbagai pihak.

Universitas Bina Mandiri bahkan langsung menyumbangkan kambing saat kuliah umum, sementara dunia usaha seperti Alfamart dan investor lain siap membantu dalam pengembangan.

Pelaksanaan G2-10 juga berbeda dari program bantuan sebelumnya. Pengelolaannya dipercayakan kepada Bumdesma, melibatkan desa, kecamatan, hingga OPD, serta memberi ruang bagi investor untuk menampung hasil produksi, termasuk telur ayam kampung.

Wakil Bupati menambahkan bahwa program ini akan diperluas ke desa-desa lain.

Bahkan, Pemda berencana memasukkan kurikulum peternakan G2-10 ke SMK agar generasi muda terbiasa sejak dini dengan usaha produktif.

Di akhir acara, Bupati Thariq menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung. Ia berharap gerakan ini menjadi tonggak baru dalam meningkatkan ekonomi rakyat.

“Semoga ikhtiar ini membawa keberkahan dan kesejahteraan untuk Gorontalo Utara,” tutupnya. (Inong).

Advertisement

Artikel Terkait

Bukan Sekadar Tanam Cabai, Sekda Bone Bolango Tanamkan Kepedulian Lingkungan   pada Siswa

Bukan Sekadar Tanam Cabai, Sekda Bone Bolango Tanamkan Kepedulian Lingkungan pada Siswa

Iwan ingin aktivitas menanam dan merawat tanaman menjadi kebiasaan yang membentuk rasa tanggung jawab anak terhadap lingkungan di sekitar

 19 Adegan Ungkap Dugaan Kekerasan Berujung Maut di Molangga, Suami Jadi   Tersangka

19 Adegan Ungkap Dugaan Kekerasan Berujung Maut di Molangga, Suami Jadi Tersangka

Melalui tahapan ini, penyidik berharap rangkaian kejadian yang menyebabkan AH meninggal dunia dapat terungkap lebih terang

Proyek Masjid Blok Plan Gorontalo Utara Berujung Penahanan, Tiga Orang Jadi Tersangka

Proyek Masjid Blok Plan Gorontalo Utara Berujung Penahanan, Tiga Orang Jadi Tersangka

Proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Gorontalo Utara itu tercatat memiliki nilai kontrak Rp 6.3 Miliar

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer