Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Teror Panah Wayer Geger di Molantadu, Korban Pengendara Motor Dilarikan ke RS

A
Penulis: Azis Manansang❯

 


Advertisement

Korban pana wayer saat menjalani perawatan   di Rumah Sakit.(F:ist)
Korban pana wayer saat menjalani perawatan di Rumah Sakit.(F:ist)

Gorontalopost, KWANDANG – Warga Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara  dibuat geger

oleh aksi kriminal brutal menggunakan panah wayer momen rahun baru.

Serangan terjadi di jalur Desa Molantadu, menyasar seorang pengendara motor.

Korban diketahui bernama RP alias Rinton (40), warga Desa Dambalo.

Advertisement

Ia diserang saat melintas dan berpapasan dengan terduga pelaku

di sekitar Rumah Makan Vernando, Desa Molantadu, sekitar pukul 03.00 WITA.

Peristiwa ini dibenarkan langsung oleh Kepala Desa Molantadu, Masrin T. Liputo.

Menurut keterangan yang ia terima dari aparat dusun, korban dan terduga pelaku tidak saling mengenal dan tidak memiliki persoalan sebelumnya.

Dalam pernyataannya, Kades Masrin menegaskan kronologi awal kejadian berlangsung tanpa pemicu konflik.

“Informasi yang saya terima dari kepala dusun, korban dan terduga pelaku tidak memiliki persoalan sebelumnya.

Saat kejadian, keduanya sama-sama mengendarai sepeda motor dan berpapasan di lokasi,” ujar Masrin.

Hingga kini, warga berharap aparat keamanan segera turun tangan

untuk mencegah terulangnya teror serupa di ruas jalan Tomilito, yang mulai menimbulkan kekhawatiran kolektif di awal tahun 2026.(Mg-06).

Advertisement

Artikel Terkait

 19 Adegan Ungkap Dugaan Kekerasan Berujung Maut di Molangga, Suami Jadi   Tersangka

19 Adegan Ungkap Dugaan Kekerasan Berujung Maut di Molangga, Suami Jadi Tersangka

Melalui tahapan ini, penyidik berharap rangkaian kejadian yang menyebabkan AH meninggal dunia dapat terungkap lebih terang

Proyek Masjid Blok Plan Gorontalo Utara Berujung Penahanan, Tiga Orang Jadi Tersangka

Proyek Masjid Blok Plan Gorontalo Utara Berujung Penahanan, Tiga Orang Jadi Tersangka

Proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Gorontalo Utara itu tercatat memiliki nilai kontrak Rp 6.3 Miliar

Kasus Guru ASN Meninggal di Tolinggula, Resmob Saronde Amankan Suami Korban

Kasus Guru ASN Meninggal di Tolinggula, Resmob Saronde Amankan Suami Korban

ID diamankan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan atas kejadian yang menimpa korban guru ASN di Desa Molangga, Tolinggula

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer