Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Jelang Lebaran Ketupat, Pemprov Gorontalo Gelar Pasar Murah Subsidi untuk Warga

Nur Fadilah • Jumat, 27 Maret 2026 | 07:08 WIB


Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memberikan sambutan pada pasar murah bersubsidi di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto, Kamis (26/3/2026). ANTARA/HO-Kominfotik Provinsi Gorontalo
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memberikan sambutan pada pasar murah bersubsidi di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto, Kamis (26/3/2026). ANTARA/HO-Kominfotik Provinsi Gorontalo

 

GORONTALOPOST -Menjelang perayaan tradisi Hari Raya Ketupat atau Lebaran Ketupat yang jatuh pada H+7 Idul Fitri 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo menghadirkan angin segar bagi masyarakat melalui program pasar murah bersubsidi.

Kegiatan ini dipusatkan di halaman Masjid Al Muttaqin, Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto, dan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus menekan laju inflasi daerah yang kerap meningkat jelang hari besar keagamaan.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menegaskan bahwa pasar murah ini sengaja digelar untuk membantu masyarakat mempersiapkan kebutuhan menjelang Lebaran Ketupat tradisi khas Gorontalo yang selalu dirayakan meriah setiap tanggal 7 hingga 8 Syawal.

Momentum ini memang identik dengan meningkatnya kebutuhan bahan pokok, terutama bagi warga di kawasan Kampung Jawa Tondano seperti Yosonegoro dan Reksonegoro yang dikenal sebagai pusat perayaan.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menyediakan sebanyak 1.000 paket bahan pokok bersubsidi yang bisa diakses masyarakat dengan harga jauh lebih terjangkau.

Setiap paket berisi tujuh komoditas penting, di antaranya beras lima kilogram seharga Rp25.000, minyak goreng Rp10.000 per liter, cabai rawit Rp10.000 per 0,25 kilogram, hingga ayam potong seharga Rp20.000 per ekor.

Tak hanya itu, kebutuhan lain seperti bawang merah, gula pasir, dan telur juga disubsidi dengan harga seragam Rp10.000, sehingga benar-benar membantu meringankan pengeluaran warga.

Program ini pun menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Gusnar menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan seluruh warga dapat merayakan hari raya dengan lebih tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

“Pemerintah hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang momen hari raya,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah juga menyadari bahwa belum semua masyarakat dapat terlayani dalam kegiatan ini. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten akan terus diperkuat agar program serupa dapat menjangkau lebih banyak warga ke depannya.

Kegiatan pasar murah ini turut dihadiri oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, anggota DPRD Provinsi Gorontalo Erwinsyah Ismail, serta Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Gorontalo Faizal Lamakaraka.

Dengan adanya pasar murah bersubsidi ini, diharapkan masyarakat dapat menyambut Lebaran Ketupat dengan lebih bahagia, sekaligus menjaga tradisi tetap hidup dalam suasana yang penuh kebersamaan.(antara)

 

Editor : Nur Fadilah
#Gorontalo #PEMPROV GORONTALO #pasar murah