Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gubernur Pulangkan Warganya Sebatang Kara di Bali

A
Penulis: Administrator❯
Jhon Katili (duduk) didampingi tim dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan KKIG Bali sebelum terbang ke Gorontalo, Kamis (22/4/2021). Foto: Istimewa.
Jhon Katili (duduk) didampingi tim dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan KKIG Bali sebelum terbang ke Gorontalo, Kamis (22/4/2021). Foto: Istimewa.
GORONTALOPOST.CO.ID - John Katili warga Gorontalo yang hidup sebatang kara di Jembrana Bali. Ia yang sedang sakit TBC mengharap iba komunitas Muslim di Jembrana dengan tinggal di emperan mushollah. Kabar itu sampai ke telinga Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang meminta agar John dipulangkan ke Gorontalo. Sebelumnya, pada tanggal 4 Maret 2021 kondisinya yang sakit parah dan dirawat di salah satu mushollah di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana sempat viral di media sosial. “Saya sekitar sebulan lalu sempat berjanji ke KKIG Bali dan keluarga beliau untuk memulangkan. Saya pantau terus perkembangannya dan alhamdulillah saya dapat laporan sore ini akan tiba dengan pesawat Lion Air,” ucap Gubernur Rusli dengan nada bahagia, Kamis (22/4/2021). Lebih lanjut kata gubernur dua periode itu, pemulangan John Katili tidak bisa dilakukan secara cepat kala itu. Tim harus memulihkan kondisi kesehatannya. Penyakit TBC yang ia derita sempat memburuk dan harus dirawat di rumah sakit di Jembrana Bali. “Saya waktu itu perintahkan ke staf saya maunya cepat dipulangkan, syaratnya ada keluarga di Gorontalo yang mau menampung. Tapi rupanya butuh waktu karena kondisinya yang sudah cukup tua dan sedang sakit,” imbuhnya. Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Sosial M. Nadjamuddin. John harus menyembuhkan sakitnya dengan beberapa kali suntik rutin dan minum obat teratur.“Beliau kan dirawat di mushollah, namun karena kondisinya sempat memburuk oleh KKIG dan warga dibawa ke rumah sakit. Beliau juga harus menyelesaikan pengobatan TBC dengan beberapa kali suntik,” jelas pria yang akrab disapa Oyo. Setelah kondisi kesehatannya membaik, tim penjemput terdiri dari dua petugas dinas sosial dan dua petugas dinas kesehatan diterbangkan ke Bali. Mereka berkoordinasi dengan pemerintah setempat, termasuk melakukan pemeriksaan medis kepada John sebelum dinyatakan laik terbang. Di Gorontalo, John akan ditampung di rumah sepupunya Nurmala Katili di Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. John diketahui memiliki enam orang saudara. Lima sudah meninggal, tersisa Siti Katili yang berdomisili di Pilolodaa, Kota Barat. Siti sedang sakit store dan tidak memungkinkan merawat John. (zis)      

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Pengungkapan 75 Kg Sabu hingga Pengamanan Demonstrasi Jakarta, Laode Aries Kini Wakapolda Gorontalo

Pengungkapan 75 Kg Sabu hingga Pengamanan Demonstrasi Jakarta, Laode Aries Kini Wakapolda Gorontalo

Sebelum dipercaya mengisi jabatan Wakapolda, Laode Aries menjabat Karo Ops Polda Metro Jaya sejak pertengahan 2026

 Dana Proyek Rp 6,7 M Diduga Menyimpang, SPPBE di Boalemo Terbengkalai, Dirut Kontraktor Ditahan

Dana Proyek Rp 6,7 M Diduga Menyimpang, SPPBE di Boalemo Terbengkalai, Dirut Kontraktor Ditahan

Polisi menyebut perkara ini bermula dari kontrak pekerjaan pembangunan SPPBE antara PT Bumi Panua dan PT Sherpa Nadya Sejahtera pada 19 /09

 Tak Ingin Hak Anak Yatim Piatu Terabaikan, Kejari Bone Bolango Turun Tangan   Lewat JAKSA AYU

Tak Ingin Hak Anak Yatim Piatu Terabaikan, Kejari Bone Bolango Turun Tangan Lewat JAKSA AYU

Pendampingan Jaksa Pengacara Negara diharapkan mampu memberikan perlindungan keperdataan, memperlancar urusan administrasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer