Gorontalopost.Id, GORONTALO – PTUN Gorontalo menjadi PTUN ke-30 dari 38 Provinsi kini bangun gedung baru di Jl. Sultan Amai, Kelurahan Padebuolo, Kota Timur.
Dari sebelumnya menggunakan gedung pinjam pakai yang beralamat di Desa Toto Selatan, Kabila, Bone Bolango untuk operasionalnya.
Pembangunan kantor baru ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Penjabat Gubernur Ismail Pakaya bersama Ketua PTUN Gorontalo Sutiono, Walikota Gorontalo, kemarin (15/8/2023).
Baca Juga: Polresta Gorontalo Kota Ringkus 2 Pelaku Judi Online Togel
Ketua PTUN Gorontalo Sutiono menjelaskan PTUN ini dibentuk sejak tahun 2016 menjadi satu-satunya wilayah PTUN yang belum menempati gedungnya sendiri.
Oleh karena itu, dirinya mengucap terima kasih kepada banyak pihak yang telah membantu sejak dibentuknya PTUN ini. Untuk mengawal proses hibah hingga memperoleh dana hibah pemerintah provinsi pada 2021 lalu.
“Sejak dibentuk hingga kini PTUN di wilayah ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak. Pada proses pemberian hibah tanah oleh Pemprov itu dirintis oleh ketua Peradilan Tinggi TUN Makassar.
Baca Juga: Menteri PUPR Minta Insan PUPR Jadi Petarung Hadimulyo : Jika Ikut Berpolitik Keluar/
Pengawalannya oleh ketua PTUN sebelumnya, hingga pada 2021 sertifikat diserahkan oleh Kantor Pertahanan Kota Gorontalo ke pak Sugianto sebagai ketua PTUN saat itu,” jelasnya.
Pemprov menghibahkan tanah seluas 4.856 meter persegi untuk pembangunan gedung kantor PTUN tersebut.
Namun Sutiono mengatakan jika sesuai dengan standar luas kantor untuk pembangunan Pengadilan Tinggi Kelas IA luas tersebut masih kurang.
Baca Juga: Pola Zig-Zag Ujian Sim C Resmi Dihapus di Polres Pohuwato
Karenanya, ia memohon kepada Penjagub agar masih berkenan untuk memberikan hibah tanah untuk memenuhi standar tersebut.
“Berdasarkan standar Mahkamah Agung luas pembangunan Pengadilan Tinggi Kelas IA harusnya 5000 meter persegi.
Karenanya, kami mohon ke pak gubernur agar berkenan menghibahkan tanah yang berada di sebelah Barat lokasi tanah ini kurang lebih lima atau sepuluh meter kali panjang PTUN yang sudah ada,” pintanya.
Baca Juga: Operasi Pekat Otanaha Polda Sita 128 Botol Miras dan Ringkus Pemabuk Komix
Menanggapi hal tersebut Ismail menyebut akan kembali membicarakannya dengan ketua PTUN dan berkoordinasi dengan dinas terkait. Sebab lokasi yang yang diminta oleh Sutiono sudah bukan milik Pemprov.
“Pak ketua jadi masih ada kurang sekitar 40 meter untuk melengkapi luas tersebut.
Kalau mau yang luas sepertinya tidak boleh di sini, karena di sini yang sebelah itu sudah punya orang.
Sebelahnya punya BPBD, depan sudah jalan, di belakang sungai. Jadi, nanti coba kita bicarakan lagi,” ungkap Ismail.
Baca Juga: Operasi Pekat Otanaha Polda Sita 128 Botol Miras dan Ringkus Pemabuk Komix
Diketahui perencanaan pembangunan gedung PTUN Gorontalo telah dilaksanakan sejak diterbitkannya sertifikat tanah pada 2021.
Sementara tahapan seleksi konsultan berlangsung sejak 15 Januari hingga 23 Februari 2023.(mG-02/Kmfo).
Editor : Azis Manansang