Gorontalopost, GORONTALO - Inflasi yang terjadi di Gorontalo pada bulan Februari year on year (yoy) sebesar 3,73 persen.
Yang terdiri atas : Kota Gorontalo 1,90 persen dan Kab. Gorontalo 5,31 persen.
Perkembangan ekonomi regional ini disampaikan Kepala Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo Adnan Wimbyarto, kemarin.
Baca Juga: KPPBC TMP C Gorontalo 3 Kali Lakukan Penindakan Atas Pelanggaran Cukai
Menurut Adnan Wimbyarto, tingkat inflasi yoy di Provinsi Gorontalo ini menjadi yang tertinggi di regional Sulawesi serta lebih tinggi dari inflasi nasional sebesar 2,75 persen.
"Beras menjadi komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi yoy terbesar pada Februari 2024 dengan andil sebesar 0,31 persen,"ungkapnya.
Baca Juga: Realisasi Kinerja Akumulatif PNBP Lelang 2024, di Gorontalo Naik Sebesar Rp 612,13 Juta
Sementara komoditas yang memberikan andil sumbangan deflasi yoy terbesar pada Februari 2024 adalah Tomat (-0,57 persen).
Selanjutnya kata Adnan Wimbyarto pada indikator kesejahteraan petani dan nelayan yang tercermin dari NTP pada Februari 2024.
Baca Juga: Kota Gorontalo Penyumbang Pajak Terbesar
Mengalami kenaikan 2,11 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya sehingga mencapai 112,75.
"Kenaikan NTP juga diikuti oleh kenaikan NTN sebesar 3,28 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya sehingga menjadi 97,32,"ungkapnya.(zis)
Editor : Azis Manansang