Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Viral di TikTok, RS Ainun Disidak Wagub Gorontalo: Ini Peringatan Terakhir!

Priska Watung • Jumat, 9 Mei 2025 | 23:00 WIB

Wagub Gorontalo dan staf khusus dr. Trianto Bialangi meninjau  RS Ainun Habibie. Foto – Nova Diskominfotik
Wagub Gorontalo dan staf khusus dr. Trianto Bialangi meninjau RS Ainun Habibie. Foto – Nova Diskominfotik

GORONTALOPOST- Video keluhan masyarakat soal sulitnya mendapatkan kamar rawat inap di Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie (RS Ainun), Gorontalo, viral di media sosial TikTok.

Menyikapi hal ini, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, turun langsung melakukan inspeksi ke RS Ainun pada Jumat (9/5/2025).

“Beberapa waktu lalu, RS Ainun viral di TikTok. Mengingat TikTok adalah platform yang ditonton luas oleh masyarakat Indonesia, ini tentu bisa berdampak pada citra rumah sakit, bahkan bisa menjadi sorotan dunia. Kita semua bertanggung jawab menjaga nama baik RS Ainun, dan memperbaiki sistem pelayanan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegas Idah.

Ia menekankan bahwa kunjungannya bukan sekadar respons terhadap isu viral, tapi juga bentuk pengawasan langsung terhadap layanan publik.

“Tugas pak gubernur dan saya adalah menindaklanjuti laporan, mengawasi pelaksanaan pelayanan, memastikan kenyamanan pasien, dan mencegah kejadian serupa di masa depan. Jadi kepada pihak rumah sakit kejadian ini jangan sampai terjadi lagi, ini peringatan pertama sekaligus terakhir,” tegasnya.

Menanggapi hal ini, dr. Irma dari pihak RS Ainun memberikan klarifikasi. Menurutnya, sistem digital rumah sakit kerap menampilkan data kamar penuh karena pasien yang hendak pulang belum tercatat final dalam sistem, padahal secara fisik kamar telah kosong.

“UGD sebenarnya menyarankan keluarga pasien untuk mengecek langsung ke ruangan karena sistem kadang masih menunjukkan kamar penuh, padahal sebenarnya ada kamar kosong. Ini karena status pasien yang hendak pulang belum difinalkan,” jelas dr. Irma.

Ia juga mengakui jumlah tenaga medis yang terbatas menjadi tantangan tersendiri.

Hanya tiga perawat di UGD yang menangani lebih dari 20 pasien. Ini tentu berdampak pada pelayanan.

dr. Irma pun membantah keras isu jual beli kamar rawat inap di RS Ainun.

“Kami tegaskan ke teman-teman media ibu Wagub, bahwa, tidak ada praktik jual beli ruangan di RS Ainun. Sekali lagi tidak ada dan jika ada masyarakat yang memang memiliki bukti, mohon segera laporkan. Kami sendiri para staf rumah sakit, tetap mengikuti prosedur yang sama saat butuh kamar,” tutupnya.

Editor : Priska Watung
#Gorontalo #Provinsi Gorontalo #Idah Syahidah Rusli Habibie #Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie #RS AINUN HABIBIE #VIRAL #Wagub Gorontalo #Gusnar Ismail #hasri ainun habibie #Tiktok