Gorontalopost, GORONTALO – Semangat luar biasa terpancar dari ribuan guru yang memadati halaman Gedung Guru Provinsi Gorontalo, Kecamatan Dungingi.
Melalui gelaran Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI tingkat Provinsi Gorontalo.
Para pendidik menunjukkan bahwa profesi guru tak hanya unggul di ruang kelas, tetapi juga di lapangan olahraga dan panggung seni.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dalam sambutan tertulisnya, yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Masran Rauf.
Menegaskan bahwa guru Gorontalo harus menjadi sosok teladan paripurna sehat, kreatif, sportif, profesional, dan berbudaya.
Tema besar Porsenijar tahun ini,“Mewujudkan Guru Sehat, Kreatif, Sportif, Profesional, dan Berbudaya Menuju Indonesia Maju”.
Menggambarkan arah baru dunia pendidikan yang tidak hanya mengedepankan ilmu pengetahuan, tapi juga karakter dan identitas budaya.
Dalam sambutannya, Masran menekankan bahwa kegiatan Porsenijar bukan sekadar soal perebutan medali.
Akan tetapi wadah pembentukan mental dan etos kerja guru yang tangguh.
“Kegiatan ini melatih disiplin, ketahanan fisik, dan sportivitas yang nantinya tercermin dalam perilaku guru saat mengajar di kelas,” ucapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya nilai budaya dalam pendidikan. Menurut Masran, guru yang berbudaya bukan hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur daerah.
“Pendidikan harus berbasis logika sekaligus berbasis hati dan jati diri. Di situlah guru berperan penting membentuk generasi yang berkarakter,” tambahnya.
Melalui momentum Porsenijar, Gubernur Gusnar mengajak seluruh guru memperkuat solidaritas PGRI, mengukur kemampuan diri, serta menciptakan gelombang inovasi di
dunia pendidikan.
Ia berharap kegiatan ini melahirkan guru-guru inspiratif yang berani berkreasi, berkompetisi secara sehat, dan menjadi contoh nyata bagi siswa maupun masyarakat.
“Tunjukkan bahwa guru Gorontalo adalah teladan sejati baik di lapangan, di panggung seni, maupun di ruang kelas,” tutup Masran dengan penuh semangat.(Mg-03/Mail).
Editor : Azis Manansang