Gorontalopost, GORONTALO – Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo bergerak cepat
mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dengan menemui Gubernur Gusnar Ismail di rumah jabatan gubernur.
Baca Juga: PENAS 2025 di Gorontalo Jadi Momentum Dorong Swasembada Pangan Nasional
Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut hasil kunjungan kerja ke Kementerian PUPR dan BNPB.
Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat kesiapan Gorontalo sebagai tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan.
Infrastruktur jalan menjadi sorotan utama karena berperan besar dalam mendukung mobilitas dan kelancaran kegiatan berskala nasional tersebut.
Ketua Komisi III DPRD Gorontalo, Espin Tulie, mengungkapkan bahwa sejumlah usulan ruas jalan strategis telah diterima pihak Kementerian PUPR melalui skema Inpres Jalan Desa (IJD).
Namun, ia menekankan bahwa realisasi pembangunan masih bergantung pada kelengkapan dokumen teknis dari daerah.
Ia menegaskan, kesiapan desain, pembebasan lahan, hingga dokumen survei menjadi syarat mutlak agar proyek bisa segera berjalan.
“Kalau persyaratan teknisnya sudah lengkap, peluangnya besar. Karena itu kami berharap pemerintah provinsi ikut mendorong percepatan lewat skema IJD,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Gusnar Ismail menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh catatan yang disampaikan DPRD.
Ia meminta OPD terkait segera merapikan dokumen dan mempercepat proses administrasi.
Baca Juga: Rusli Habibie Siap Kawal Penanganan Sampah Boalemo, DPR RI Dorong Dukungan Kebijakan Lingkungan
Menurut Gusnar, pemerintah daerah tidak boleh menunggu bola.
“Kita harus aktif menjemput program pusat. Semua syarat harus dibereskan supaya peluang anggaran tidak terlewat,” tegasnya.
Pertemuan itu turut dihadiri jajaran teknis seperti Kepala Bappeda, Dinas PUPR, BPBD, hingga Balai Jalan dan Balai Wilayah Sungai Sulawesi II,
menandakan keseriusan lintas sektor dalam mengawal percepatan pembangunan.
Dengan dorongan tersebut, diharapkan proyek jalan strategis di Gorontalo bisa segera terealisasi dan memperkuat konektivitas daerah, terutama menjelang pelaksanaan PENAS.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang