Gorontalopost, GORONTALO – Lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Idulfitri 2026
menjadi perhatian serius pemerintah. Dalam Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran yang dihadiri
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, diproyeksikan sebanyak 143 ribu pergerakan terjadi di wilayah Gorontalo.
Baca Juga: Pemkab Gorontalo Siapkan 12 OPD Pengampu UMKM, Sugondo Makmur Pastikan Program Berkelanjutan
Rapat yang menghadirkan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia
bersama unsur keamanan dan Forkopimda itu membahas penguatan konektivitas berbagai moda transportasi.
Pengawasan jalur darat dan laut menjadi fokus, termasuk pengendalian arus kendaraan dari Manado dan Palu.
Selain kesiapan transportasi, faktor cuaca juga menjadi perhatian dengan pelibatan BMKG untuk pemantauan intensif.
Basarnas turut disiagakan guna mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin terjadi selama periode mudik dan balik.
Pemerintah juga menyiapkan fasilitas pendukung, termasuk rest area
dan pengelolaan destinasi wisata yang diperkirakan mengalami lonjakan kunjungan menjelang perayaan Hari Raya Ketupat.
Hal ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah.
Baca Juga: Letkol Julius Jongen Matakena Resmi Jabat Dandim 1315/Gorontalo, Pemkab Harap Sinergi Makin Kuat
Espin menekankan bahwa kesiapan infrastruktur dan koordinasi antarlembaga harus berjalan seiring.
“Kita ingin momentum Lebaran tidak hanya lancar dari sisi transportasi,
tetapi juga aman dan terkendali secara menyeluruh,” tegasnya.(Mg-02)
Editor : Azis Manansang