Gorontalopost, GORONTALO - Keluhan masyarakat soal jalan rusak mulai terobati dengan dimulainya perbaikan jalan Nasional yang dilakukan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Gorontalo.
Dengan preservasi jalan Isimu -Paguyaman -Tolango dengan panjang 149 KM. Kemudian jalan Bilihu Barat- Bilato-Tolango dengan total anggaran Rp 149 miliar lebih.
Baca Juga: Dukungan Capres dan Cawapres, Projo Gorontalo Tunggu Keputusan DPP
Perbaikan lima ruas jalan jalan yang melewati tiga Kabupaten yakni Kabupaten Gorontalo, Gorontalo Utara dan Kabupaten Boalemo.
Dengan panjang ratusan Kilometer ini disambut gembira masyarakat terutama pengguna jalan. "Kami senang karena kondisi jalan menuju Paguyaman kembali mulus, dulunya sering menjadi keluhan,"ungkap Rudin warga Paguyaman.
Baca Juga: Tersandung Dugaan Pungli Oknum Kapala Satpol PP Kota Gorontalo jadi Tersangka Bersama Oknum Honorer
Sementara itu Manajer Tehnik PT Bomberai Indah Faizal Balango mengungkapkan dalam pelaksanaan pekerjaan jalan tersebut pihaknya menggunakan dua metode yakni pekerjaan mayor dan minor.
"Pekerjaan minor itu itu ada 3 km, sedang mayor 2,7 km, selebihnya hanya perbaikan aspal,"ungkapnya.
Diuraikannya, untuk rehab Minor adalah tindakan pemeliharaan jalan yang lebih intensif, yang dilakukan untuk memperbaiki kerusakan jalan yang tidak terlalu parah.
Penanganan jalan rehab minor meliputi perbaikan permukaan jalan yang rusak, pemasangan talang air, dan
lain-lain
"Pekerjaan minor yang mengalami keausan aspal dilakukan pelapisan ulang mana yang rusak parah dibeberapa titik kita perbaiki lagi.
Baca Juga: KPK Temukan 12 Pucuk Senjata Api , Sita Uang Puluhan Miliar di Rumah Dinas Mentan
Selanjutnya kita lakukan pemadatan baru dengan aspal istilahnya keching dulu, baru kita lapis lagi dengan aspal,"ungkapnya.
Sedang rehab mayor adalah tindakan pemeliharaan jalan yang lebih intensif, yang dilakukan untuk memperbaiki kerusakan jalan yang parah.
Penanganan jalan rehab mayor meliputi perbaikan permukaan jalan yang rusak, pemasangan talang air, pemasangan pengaman
jalan, dan lain-lain.
"Pekerjaan mayor harus dua lapis jadi ada namanya Patching Aspal adalah metode Perbaikan kerusakan – kerusakan pada badan jalan terutama pada lapisan perkerasan dengan penutup aspal,"ungkapnya.
Baca Juga: Tersandung Dugaan Pungli Oknum Kapala Satpol PP Kota Gorontalo jadi Tersangka Bersama Oknum Honorer
Faizal Balango secara detail menjelaskan pengaspalan jalan itu itu dimulai dari bundaran Isimu patung Habibie sebagai titik nol sampai lampu merah Wonggahu, masuk pekerjaan rutin.
"Kondisi yang ada lubang-lubang kita perbaiki, pekerjaan mayor selain lubang kita perbaiki kita lapis Metode Pelaksanaan Pekerjaan Laston Lapis Aus (Asphalt Concrete - Wearing Course atau AC-WC),"bebernya.(Hendris)
Editor : Azis Manansang