Gorontalopost.Id, GORONTALO - Anggota DPRD Kota (Dekot) Gorontalo nyaris adu jotos saat lanjutan pembahasan Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah).
Tentang APBD Kota Gorontalo tahun 2024, yang berlangsung di Aula I DPRD Kota Gorontalo, kemarin.
Baca Juga: Selamatkan 1.400 Tenaga Honorer, Pemkab Kabgor Perpanjang Kontrak hingga 2024
Dihimpun dari sejumlah sumber, kondisi ini dipicu kepentingan masing-masing Aleg yang tergabung dalam banggar untuk memperjuangkan kepentingan rakyatnya yang diwakilinya.
"Beruntung dalam kejadian hanya sampai nyaris adu jotos,tidak sampai berkelahi," ungkap sumber yang enggan namanya dikorankan.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Bayar Klaim di Bone Bolango Sebesar Rp10,3 Miliar
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kota Gorontalo, Moh. Rivai Bukusu dilansir Habari mengatakan kejadian tersebut merupakan dinamika dalam legislatif, dan bukan menjadi hal baru.
“Beginilah dinamika kami sebagai wakil rakyat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, di parlemen.
Saking pentingnya kebutuhan masyarakat yang kami perjuangkan, di internal kami pun harus saling berhadap-hadapan dan itu bukan hal baru lagi,” ungkapnya.
Baca Juga: DPRD Gorontalo Utara Umumkan Masa Jabatan Bupati Berakhir 6 Desember
Dari kejadian tersebut, Ia berharap bisa menjadi perhatian Pemerintah Kota Gorontalo.
Dimana DPRD Kota Gorontalo begitu serius untuk membahas Ranperda APBD Kota Gorontalo tahun 2024.
“Kami berharap ini menjadi perhatian Pemerintah Daerah, karena jika sudah berbicara kepentingan rakyat, apapun itu kami pasti akan pasang badan,"ungkapnya.
Namun demikian kata Aleg PPP ini dari kejadian ini semua ada hikmahnya. " Dimana kita memiliki tujuan yang sama untuk masyarakat Kota Gorontalo,” pungkasnya.(Mg-03/Hbr).
Editor : Azis Manansang