Gorontalopost, MARISA - Warga Kabupaten Pohuwato khususnya dan Gorontalo umumnya digemparkan dengan peristiwa Kakak bunuh adik.
Kejadian ini terjadi Lemito Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Dan ironisnya ternyata pemicuh hanya persoalan sepele, gara-gara charger handphone.
Kapolsek Lemito, Iptu Budi Abd. Gani,ketika dikonfirmasi mengungkapkan bahwa kejadian tersebut diduga karena adanya ketersinggungan antara antara korban (RP) dan pelaku (GP).
"Motif sementara ketersinggungan dari pelaku meminjam charger Hp karena tidak diberi adiknya membuat sang kakak nekat melakukan itu," ungkap Budi, dikonfirmasi kemarin .
Budi menjelaskan, bahwa GP menghabisi nyawa adiknya menggunakan tombak gorden dan saat kejadian tersebut sang kakak tengah dalam kondisi mabuk.
Sehingga kuat dugaan mempengaruhi GP nekat menghilangkan nyawa saudari kandungnya itu.
"Saat kejadian pelaku dalam kondisi mabuk pengaruh minuman keras dan lem," ungkap Budi.
Baca Juga: KPU Kota Gorontalo Nyatakan Paket RAMAH dan AIR Belum Memenuhi Syarat Dukungan
Sejauh ini, pihaknya telah berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dan terduga pelaku telah dibawa ke Polres Pohuwato untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.
"Barang bukti yang sudah kami amankan ada satu ujung tombak pipa gorden, toples, bantal, pakaian dan lain-lain.
Untuk penanganan lebih lanjut akan diambil Polres Pohuwato," tandas Budi.(Hendris).
Editor : Azis Manansang