Gorontalopost, GORONTALO - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia menegaskan hasil survei Pilkada Bone Bolango yang mencatut nama Indikator Politik Indonesia palsu.
Hasil survei yang telah disebarkan sejumlah media daring dan malang melintang di media sosial ini, menurut Direktur Eksekutif Indikator Politik Prof. Burhanuddin Muhtadi, MA,
Ph.D tidak benar.
Baca Juga: Pemprov Gorontalo Pastikan Proyek Kanal Tanggidaa Tuntas Desember 2024
"Kembali @indikatorcoid jadi korban pemalsuan survei. Kali ini terjadi Kabupaten Bone Bolango.
Modusnya salah satu kubu menyebar slide palsu dengan mengatasnamakan IndikatorPolitik Indonesia di medsos maupun media lokal.
Padahal survei terakhir Indikator terakhir kalinya di sana bulan Agustus 2024 sebelum penetapan paslon.
Itupun hasilnya berbeda dengan survei yang diklaim dari Indikator yg dikatakan dilakukan pada September.
Hati-hati jika calon kepala daerah belum terpilih aja sudah menipu begini, apalagi nanti kalau sdh mendapat mandat," ucapnya Muhtadi dalam klarifikasinya melalui akun instagram pribadinya @burhanuddinmuhtadi.
Sebelumnya peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro telah mengklarifikasi bahwa hasil survei yang dipublikasikan pada bulan September itu ternyata palsu.
Bawono mengatakan bahwa Indikator Politik Indonesia belum pernah melakukan survei di Bone Bolango pada bulan September.
Ia juga menjelaskan bahwa terdapat beberapa ciri perbedaan hasil survei resmi yang dirilis Indikator Politik Indonesia dengan hasil survei yang sudah bertebaran di media sosial itu.
Oleh sebab itu, Bawono menegaskan bahwa survei yang mencatut nama Indikator Politik Indonesia itu abal-abal alias palsu.
Baca Juga: Menangkan TU-MT di Boalemo Ribuan Siap jadi Relawan
"Kami belum pernah survei lagi di Bone Bolango. Survei terakhir kami yang resmi kami rilis periode 3-8 Agustus 2024. September ini belum ada survei lagi," kata Bawono.
"Kalau dilihat juga layout grafis yang ada di survei palsu itu sangat jauh berbeda dengan ayout grafis resmi Indikator Politik Indonesia. Ini jelas-jelas dipalsukan," sambungnya.
Bawono menegaskan bahwa hasil survei resmi Indikator Politik Indonesia bisa diakses lewat laman resmi indikator.co.id.
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan klarifikasi secara resmi melalui platform media sosial Instagram mereka.
Baca Juga: Calon Gubernur Gorontalo Tonny Uloli Paling Tajir
"Kembali survei Indikator dipalsukan oleh pihak tak bertanggungjawab. Survei terakhir kami di Bone Bolango awal Agustus 2024.
Hasilnya juga berbeda dengan slide ini," tulis Indikator Politik Indonesia.
Jadi intinya, lembaga survei Indikator Politik tidak mengakui hasil survei yang sudah tersebar di media sosial itu.
Survei terkait pemilihan bupati dan wakil bupati Bone Bolango itu abal-abal alias palsu.
Hasil survei indikator pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bone Bolango periode bulan September dipalsukan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Baca Juga: Polda Gorontalo Terjunkan 314 Personil Operasi Zebra Otanaha 2024, Sasar Tujuh Pelanggaran Prioritas
Adapun dalam survei tersebut pasangan calon Ismet Mile dan Risman Tolingguhu unggul dengan persentase 31,1 persen.
Kemudian disusul pasangan Amran Mustapa dan Irwan Mamesa dengan persentase pemilih sebesar 20,2 persen.
Pasangan Merlan Uloli dan Syamsu Botutihe berada di urutan ketiga dengan persentase 18,2 persen disusul pasangan Ishak Ntoma dan Usman Hulopi dengan persentase pemilih
9,0 persen.
Sementara responden yang memilih tidak tahu atau tidak jawab (TT/TJ) sebanyak 21,5 persen. (Mg-02).
Editor : Azis Manansang