Gorontalopost, MANADO – Pasca-banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Manado, Wali Kota Manado, Andrei Angouw, bersama Ketua TP-PKK Kota Manado, Irene Angouw-Pinontoan.
Turun langsung meninjau wilayah terdampak, termasuk Kelurahan Ternate Tanjung, Komo Luar, Banjer, dan Dendengan Dalam.
Baca Juga: Ketua DPRD Gorontalo Pastikan Stok LPG Aman Jelang Idul Fitri
Dalam kunjungannya, Wali Kota mengecek kondisi warga, dapur umum, serta tempat pengungsian guna memastikan kebutuhan dasar korban bencana terpenuhi.
Ia juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Sementara itu, TNI/Polri dan relawan terus melakukan evakuasi dan pembersihan di lokasi terdampak.
“Tadi malam tim gabungan masih mengevakuasi warga yang belum bisa keluar dari rumahnya,” ujar Dandim 1309/Manado, Letkol Arh Yosip Brozti Dadi.
Danndim menambahkan, banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Manado akibat curah hujan tinggi menelan korban jiwa.
Baca Juga: Kapolres Bone Bolango Siap Perkuat Keamanan dan Pembangunan
"Dua warga dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa longsor, sementara sekitar 2.000 orang terdampak bencana," ungkapnya.
Dandim 1309/Manado, Letkol Arh Yosip Brozti Dadi, menambahkan bahwa bencana ini melanda 27 kelurahan di tujuh kecamatan
Meskipun banjir telah surut, upaya pemulihan terus dilakukan, termasuk pembersihan material lumpur dan sampah yang menumpuk di pemukiman warga.
Dengan adanya bantuan dari berbagai pihak, diharapkan aktivitas masyarakat bisa kembali normal dalam waktu dekat.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang