Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Kronologi Remaja 14 Tahun Hanyut Usai Lompat ke Air, Arus Deras Lepaskan Pegangan Teman

Azis Manansang • Kamis, 21 Agustus 2025 | 00:29 WIB

 

Evakuasi korban hanyu hayut  terseret arus deras Sungai Bolango.(F:Ist).
Evakuasi korban hanyu hayut terseret arus deras Sungai Bolango.(F:Ist).

Gorontalopost, GORONTALO – Duka mendalam menyelimuti keluarga Mohamad Arya Husain (14), remaja asal Desa Luwoo, Kecamatan Telaga Jaya.

Ddilaporkan hilang setelah terseret arus deras Sungai Bolango, Desa Tinelo, Kecamatan Tilango, kemarin (19/8/2025) sore.

Baca Juga: Terkatung- katung, DPRD Gorontalo Desak Pemerintah Pusat Segera Bayar Tunjangan Hak Guru Madrasah

Kejadian tragis itu bermula ketika Arya bersama dua rekannya pergi mandi di sungai sekitar pukul 16.30 WITA.

Tanpa berpikir panjang, Arya yang tidak bisa berenang justru ebih dulu melompat ke sungai.

*“Mereka mau mandi, tapi anak saya yang lompat duluan,”* tutur Yolanda Tamimu,

ibu korban, dengan suara bergetar saat ditemui awak media, Rabu (20/8/2025).

Tak lama setelah melompat, Arya panik dan berteriak minta tolong. Salah satu temannya berusaha menarik tangannya.

Namun, derasnya arus membuat genggaman itu terlepas hingga Arya hanyut terbawa aliran sungai.

“Temannya sempat pegang tangan Arya, tapi karena arus terlalu kuat, tangannya terlepas,”* ungkap Yolanda.

Baca Juga: Paripurna DPRD Gorontalo Seluruh Fraksi Terima Ranperda Perubahan APBD 2025 Dibahas

Melihat Arya tak lagi muncul ke permukaan, kedua rekannya panik dan segera berlari memberi tahu keluarga korban.

Pukul 17.00 WITA, kabar tenggelamnya Arya sampai ke rumah.

Pihak keluarga kemudian mendatangi lokasi dan melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat terkait untuk pencarian lebih lanjut.(Mg-03).

Editor : Azis Manansang
#tragedi sungai pelintas #Gorontalo #remaja hanyut #Berita Duka #musibah #Tilango #anak tenggelam