Gorontalopost, GORONTALO — Masa depan politik Tonny Junus kembali menjadi sorotan setelah ia resmi terpilih lagi sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gorontalo periode 2025–2030.
Publik mulai bertanya: apakah Wakil Bupati Gorontalo masuk dua periode ini akan bertarung dalam Pilkada mendatang atau justru bersiap menuju Senayan.
Baca Juga: DAS Bilungala Kian Kritis, DPRD Desak BWS Gerak Cepat Atasi Banjir Tahunan
Isu itu semakin menguat setelah pernyataan mengejutkan dari Ketua DPP Bidang Luar Negeri PDI Perjuangan, Ahmad Basarah.
Dalam Konfercab dan Konferda VI yang digelar di Gedung GPCC Gorontalo.
Basarah mengungkapkan bahwa sebelum memutuskan Laode Haimudin sebagai Ketua DPD.
DPP telah melakukan komunikasi intens dengan Tonny terkait kemungkinan memimpin PDIP tingkat provinsi.
Menurut Basarah, Tonny memilih tetap di DPC karena telah dipersiapkan untuk posisi politik lain.
“Pak Tonny menyatakan tetap bersama PDIP dan memilih fokus di DPC.
Ada penugasan yang sudah disiapkan untuk beliau, tetapi belum dapat kami umumkan,” ucap Basarah dalam forum.
Namun, ketika dikonfirmasi setelah Konferda, Tonny tetap menjaga rapat-rapat arah politiknya.
Ditanya apakah akan bertarung sebagai calon bupati atau maju sebagai calon legislatif DPR RI.
Baca Juga: PDIP Lakukan Rotasi Politik Besar-Besaran di Semua DPC Kabupaten Kota se Gorontalo
Tonny hanya menegaskan bahwa waktunya belum tiba untuk mengungkapkan itu.
“Belum saatnya saya bicara soal itu. Sekarang saya fokus menjalankan amanah masyarakat Kabupaten Gorontalo,” jawabnya.
Terlepas dari spekulasi publik, Tonny menegaskan loyalitasnya yang total kepada PDIP.
Ia menekankan bahwa sebagai kader senior yang pernah memimpin di level DPC dan DPD, dirinya siap ditempatkan di mana pun.
“Saya ini kader partai. Apa pun penugasan yang diberikan, saya jalankan. Tidak ada cerita saya keluar dari PDIP,” tegasnya.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang