Gorontalopost, POPAYATO - Jagat media sosial dihebohkan oleh beredarnya video yang menampilkan sejumlah anggota Polri
di Polsek Popayato, Kabupaten Pohuwato, diduga menjalani hukuman disiplin dengan cara tidak lazim.
Baca Juga: Kejahatan ATM BRI Terulang di Gorontalo, Polisi Ungkap Modus Pelaku Melalui Rekaman CCTV
Video tersebut memunculkan persepsi adanya tindakan “makan rumput” sebagai bentuk sanksi.
Menanggapi hal itu, Polsek Popayato memberikan klarifikasi resmi bahwa
peristiwa dalam video tersebut benar terjadi di lingkungan markas polsek pada Sabtu, 13 Desember 2025.
Namun, pihak kepolisian men egaskan bahwa adegan yang viral itu bukan merupakan perintah pimpinan.
Dalam video berdurasi sekitar 25 detik tersebut, terlihat tiga personel yang diketahui datang terlambat saat menjalankan tugas piket.
Ketiganya kemudian dipanggil oleh Kanit Propam Polsek Popayato untuk mendapatkan pembinaan disiplin.
Pihak Polsek menjelaskan, bentuk pembinaan yang diperintahkan pimpinan hanya berupa aktivitas fisik
seperti push up serta kerja bakti membersihkan area kantor.
Baca Juga: Viral Video Mesum di Tangga 2000 Gorontalo, Polisi Tetapkan Pria 19 Tahun sebagai Tersangka
Langkah itu disebut sebagai prosedur pembinaan internal yang lazim diterapkan di lingkungan kepolisian.
Terkait adegan yang menimbulkan kontroversi, kepolisian memastikan tidak ada unsur paksaan.
Aksi tersebut dilakukan secara spontan oleh personel yang bersangkutan sebagai bentuk penyesalan,
dan tidak pernah dimaksudkan untuk merendahkan martabat anggota.(Mg-08).
Editor : Azis Manansang