Gorontalopost, ISIMU – Pemerintah Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat,
memastikan tidak akan menggelar pacuan kuda dan kerapan sapi pada perayaan Lebaran Ketupat 2026.
Baca Juga: Gebyar Ketupat 2026 di Kabila, Ribuan Porsi Milu Siram dan Ketupat Gratis Siap Disajikan
Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai kendala yang dihadapi.
Kepala Desa Yosonegoro, Isa Amir Hanapi, menjelaskan bahwa hingga saat ini
belum ada mandat resmi untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.
Selain itu, keterbatasan anggaran menjadi faktor utama yang membuat agenda tahunan itu tidak dapat digelar.
“Anggaran yang tersedia sangat terbatas, bahkan tidak mencukupi
untuk pelaksanaan kegiatan secara menyeluruh,” ungkapnya dikonfirmasi.
Ia menyebutkan, dana yang ada hanya berkisar Rp 50 juta, bahkan sempat diperkirakan hanya Rp 15 juta.
Nilai tersebut dinilai jauh dari kebutuhan ideal untuk menggelar pacuan kuda dan kerapan sapi secara resmi.
Selain persoalan anggaran, kesiapan panitia juga belum terpenuhi.
Pemerintah desa menilai kepanitiaan belum terbentuk secara maksimal
sehingga belum siap mengelola kegiatan berskala besar tersebut.
Baca Juga: Pelantikan IKAPTK Gorontalo Jadi Momentum Sinergi, Sekda Sugondo Tekankan Kolaborasi Lintas Wilayah
Dengan kondisi tersebut, pemerintah desa memutuskan untuk meniadakan kegiatan tahun ini sebagai langkah realistis,
sembari menyiapkan perencanaan yang lebih matang ke
depan.(Mg-02).