Gorontalopost, TILAMUTA – Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) ini, melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah (KKD) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo).
Hadirkan pemateri seorang ahli lingkungan yang juga menjabat sebagai Penasihat Kebijakan Lingkungan dari Japan Internasional Cooperation Agency (JICA), Koji Arizono.
Lakukan sosialisasi tentang edukasi lingkungan ke masyarakat di Desa Bajo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo,kemarin.
Baca Juga: Tegas Plt Ketua KPU Kabgor, Debat Publik Ajang Adu Ide Gagasan dan Pemikiran
Profesor dari University of Kumamoto ini membawakan materi bentuk dan pentingnya memisahkan sampah sisa pakai. Menurutnya, sampah yang dipisah ini bisa menjadi sumber daya baru untuk kemudian diolah.
Shintani Naoyuki sebagai perwakilan JICA Jepang yang mendampingi Alizono mengatakan, sejak tahun 1995 JICA sudah melakukan kerja sama di provinsi yang ada di sulawesi.
Lokusnya di sulawesi sendiri adalah menguatkan kapasitas perencanaan pembangunan daerah.
Baca Juga: Dua Anak Tewas Saat Mandi di Sungai Bone Gorontalo
“Atas kesepakatan dengan Kementerian Dalam Negeri RI, kami mendorong muatan kapasitas perencanaan.
Kami selalu diskusi dengan pimpinan-pimpinan daerah, mulai dari masalah pembangunan, kesehatan masyarakat, wirausaha, kemiskinan, dan lainnya,” ucap Shintani saat pembukaan sosialisasi di aula Kantor Desa Bajo, Kecamatan Tilamuta, kemarin.
Di tempat yang sama Pj Bupati Boalemo, Sherman Moridu mengapresiasi kegiatan KKD dari UMGo ini, kehadiran mahasiswa di Desa Bajo akan membawa masyarakat dalam
membangun desa.
Kehadiran JICA juga diharapkan akan membantu pemerintah kabupaten dan provinsi dalam membangun daerah.
Baca Juga: Cari Emas Dua Warga Pohuwato Tertimbun Galian Longsor di Tambang Ilegal Popayato
“Atas nama pemerintah dan masyarakat kami menyampaikan terima kasih kepada pimpinan UMGo, karena sudah mengalokasikan mahasiswa melakukan pengabdian di desa ini.
Semoga hadirnya JICA, bisa berkeja sama dengan kami yang kebetulan saya sudah menghadirkan kepala-kepala bagian untuk sama-sama berdiskusi,” kata Sherman.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan civitas akademika Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo), Forkopimda Kabupaten
Boalemo, dan Camat Tilamuta Ruslin Limalo.
Selain itu, pengurus Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Provinsi Gorontalo, BPDAS Kabupaten Bone Bolango dan Provinsi Gorontalo, dan Balai Wilayah Sungai Sulawesi II
Gorontalo juga hadir. (Fik).