Gorontalopost, TILAMUTA – Selain tindakan hukum, Polres Boalemo mengedepankan strategi preventif.
Dan preemtif dalam menanggulangi premanisme yang berkedok organisasi masyarakat (ormas).
Baca Juga: Pisah Sambut Kapolres Gorontalo, AKBP Ki Ide Bagus Tri Resmi Jabat Kapolres Baru
Melalui pendekatan edukasi dan sosialisasi, Polri berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat.
Serta dunia usaha terhadap ancaman premanisme yang menghambat investasi dan stabilitas ekonomi.
Kasat Intelkam Polres Boalemo, Iptu Maman M Datau, menjelaskan bahwa pihak kepolisian terus melakukan pembinaan.
Serta koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan organisasi masyarakat berperan positif dalam menjaga ketertiban.
"Kami ingin ormas berkontribusi bagi masyarakat, bukan justru menjadi alat untuk melakukan pemerasan atau pungli," ujarnya.
Baca Juga: Polda Gorontalo Gelar Sertijab Belasan PJU dan Kapolres
Selain itu, kepolisian juga terus melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha.
Agar mereka memahami modus-modus yang sering digunakan oleh oknum dalam melakukan intimidasi.
"Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, kita bisa menciptakan lingkungan usaha yang lebih aman dan bebas dari ancaman premanisme," tambahnya.
Polri juga mendorong masyarakat untuk tidak ragu dalam melaporkan segala bentuk tindakan premanisme.
"Kami siap memberikan perlindungan. Laporkan segala bentuk pemerasan atau intimidasi ke call center 110," tegasnya.
Dengan strategi preventif ini, Polres Boalemo berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. (Mg-07)
Editor : Azis Manansang