Gorontalopost, TILAMUTA – Pemerintah Kabupaten Boalemo mencatat capaian membanggakan dalam penanganan stunting. Angka kasus stunting di daerah tersebut berhasil ditekan dari 16 persen menjadi hanya 8 persen.
Fakta ini disampaikan langsung oleh Bupati Boalemo, Rum Pagau, saat membuka Rapat Evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Aula Bappeda Boalemo, kemarin.
Baca Juga: 450 Prajurit Yonif 715 Kembali dari Papua, Disambut Haru Pemerintah Warga Gorontalo
Keberhasilan ini menjadi sinyal positif dalam upaya menuju zero stunting secara menyeluruh di seluruh kecamatan.
“Harapan kita semua, seluruh kecamatan bisa mencapai nol stunting. Itu sejalan dengan target nasional, dan tentu perlu dukungan penuh dari semua pihak,” ujar Rum Pagau.
Ia menekankan pentingnya kerja kolaboratif antar-SKPD, terutama para pimpinan yang menjadi penanggung jawab program di lapangan.
Dalam laporannya, Bupati Rum juga menyampaikan apresiasi kepada TPPS Boalemo atas kerja keras mereka yang telah membawa hasil signifikan.
Bahkan, Kecamatan Botumoito sudah dinyatakan bebas dari kasus stunting alias zero stunting. Meski begitu, Rum mengingatkan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan.
Baca Juga: Asmara ASN Tak Sebebas Cinta Biasa, Negara Ikut Campur Sebelum Menikah, Bercerai, hingga Poligami
“Kalau tidak ada penanganan lanjutan, potensi kasusnya bisa muncul kembali. Jadi tetap harus kita pantau,” tegasnya.
Penurunan angka stunting ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi lintas sektor, komitmen pemimpin daerah.
Dan gerakan bersama masyarakat dapat membawa perubahan signifikan dalam isu kesehatan anak.(Fik)
Editor : Azis Manansang