Gorontalopost, TILAMUTA — Bupati Boalemo Rum Pagau, akhirnya meluruskan kabar yang sempat beredar luas terkait pernyataannya dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Boalemo beberapa waktu lalu.
Baca Juga: DPRD Gorontalo Desak BPH Migas Tambah Kuota Solar Subsidi dan Awasi Tambang Nakal
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak keluar dari Partai NasDem, melainkan hanya mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPC NasDem Boalemo.
Rum menilai ada pihak yang keliru menafsirkan sambutannya di forum politik tersebut.
Padahal, langkah mundurnya dari posisi ketua DPC bukan karena perbedaan arah politik.
Melainkan bentuk tanggung jawab moral sebagai kepala daerah yang berkewajiban menjadi pembina bagi seluruh partai politik di Boalemo.
“Sebagai Bupati, saya ingin berkolaborasi dengan semua partai politik untuk membangun Boalemo.
Karena itu, saya memilih mundur dari jabatan ketua DPC NasDem agar dapat bersikap netral sebagai pembina politik daerah,” ujar Rum Pagau kepada wartawan, kemarin.
Rum menegaskan, kesetiaannya terhadap Partai NasDem tidak berubah. Ia menuturkan bahwa alasannya bergabung dengan NasDem bukan karena strategi politik.
Melainkan karena rasa hormat dan kedekatan pribadinya dengan Ketua DPW NasDem Gorontalo, Rachmat Gobel.
“Saya bergabung karena hormat kepada Bapak Rachmat Gobel. Keikhlasan saya membantu beliau tidak bisa diukur dengan kata-kata,” tutur Rum dengan tegas.
Sebagai bukti loyalitas, Rum menyebut dirinya justru mendorong anaknya, Rivel Priantoro Pagau, untuk menjabat sebagai Sekretaris Umum DPC NasDem Boalemo.
Ia juga mengaku selalu mengikuti arahan Rachmat Gobel dalam setiap langkah politik, termasuk saat menentukan calon wakil bupati dalam Pilkada lalu.
“Saya hanya akan keluar dari NasDem jika Bapak Rachmat Gobel sendiri yang meninggalkan partai ini,” tandasnya.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang