Gorontalopost.id, SUWAWA - Kerjsama Pemkab Bone Bolango dengan Universitas Brawijaya Malang. Tiga model percontohan pertanian Zero Waste Integrated Farming System (ZWIFS) akan diterapkan di Bone Bolango.
Sebagai tindalanjutnya Ketua Tim Matching Fund Universitas Brawijaya, Dr. Rita Parmawati memperkenalkan model pertanian terintegrasi nol limbah.
Atau Zero Waste Integrated Farming System (ZWIFS) yang akan dibangun di Kabupaten Bone Bolango dihadapan Bupati Hamim Pou.
Baca Juga: 900 Liter BBM Solar Ilegal Diseludupkan ke Tambang Emas Ilegal Ditangkap di Gorotanlo Utara
Ia mengungkapkan model pertanian ini mempunyai beberapa keunggulan.
Yaitu tidak membutuhkan lahan yang luas, ramah lingkungan, dan siklus berputar dari pertanian, peternakan, serta perikanan yang menghasilkan nol limbah.
"Tim Universitas Brawijaya bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa Bulotalangi Timur akan mengupayakan satu pilot project.
Dengan membangun tiga prototipe,"ungkap Dr. Rita Parmawati saat memperkenalkan model pertanian ZWIFS di Aula Bappeda Litbang Bone Bolango,Rabu (2/7/2023).
Baca Juga: Gempa Bumi M 3,4 Guncang Gorontalo Utara
Ia mengharapkan dukungan semua pihak untuk menyukseskan pilot project tersebut.
"Keberhasilan nantinya dapat direplikasi di beberapa desa dengan berbagai komoditas yang dibutuhkan masyarakat dan bernilai ekonomi tinggi,"ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bone Bolango, Hamim Pou pada kesempatan itu mengatakan program dari Tim Universitas Brawijaya itu.
Baca Juga: BPKH Dorong Pengelolaan Dana Haji Berkeadilan dan Berkelanjutan
Dapat menghubungkan kepentingan daerah dan desa terkait pengembangan desa wisata, agrowisata, eduwisata, ketahanan pangan, dan pertanian terintegrasi.
"Mari kita nantikan inovasi dan terobosan dari mahasiswa untuk pengembangan produk pertanian di Bone Bolango.
Ditengah tantangan keterbatasan lahan pertanian tetapi bisa menghasilkan produk pertanian yang tinggi,"pungkasnya. (Athox/Kmfo).
Editor : Azis Manansang